Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
JOGJA-Klub sepatu roda Kota Jogja, Mataram Inline Skate Club (MIC) menargetkan enam emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Walikota Malang Cup IV di Malang, 6-7 April mendatang.
Pelatih MIC, Ruddy Priambodo mengatakan sebanyak 30 atlet junior dipersiapkan mengikuti kejurnas ini. Mereka ambil bagian di kejuaraan itu sebagai ajang pemanasan jelang kejuaraan antar pengurus daerah Porserosi Juni mendatang.
“Kebanyakan yang turun memang rata-rata masih junior karena kami menyadari perlunya regenerasi atlet. Kami pun tak memasang target yang muluk-muluk. Kami kira taregt enam emas sudah cukup karena memang target sebenarnya adalah menambah jam terbang anak-anak,” katanya, Minggu (10/3/2013) di Jogja.
Selain itu, kata Ruddy ajang itu juga dipergunakan sebagai uji coba beberapa atlet Kota Jogja sebagai persiapan menghadapi Porda 2013 Gunungkidul. Menurut Ruddy, tak ada salahnya memanfaatkan satu event sebagai persiapan event-event selanjutnya.
Sementara perihal persaingan di kejurnas kali ini, Ruddy mengaku tak bisa dianggap enteng. Menurutnya para pemain yang akan turun dalam ajang ini merupakan pemain yang kuat sehingga enam emas sebagai target dinilai tak berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.