Nama AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Siapa Saja?
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
JAKARTA – Barcelona akan menjamu AC Milan di babak 16 besar Liga Champions pertengahan pekan ini. Barca wajib menang 3-0 atau dengan selisih minimal tigal gol jika ingin lolos.
Pasalnya Barca kalah 2-0 saat bertandang ke markas Milan, stadion San Siro, lewat gol-gol dari Kevin Prince Boateng dan Sulley Muntari.
Untungnya, setelah fase buruk dengan bolakbalik dikalahkan Real Madrid, akhirnya Barca bisa memutus kekalahan tersebut setelah menang 2-0 atas Deportivo La Coruna.
Lionel Messi kembali menjadi bintang dengan mencetak gol. Setelah kemenangan ini palang pintu Barca langsung menargetkan kemenangan 3-0 atas Milan.
“Kami akan menyerang di sepanjang pertandingan dan dengan percaya diri menampilkan gaya permainan kami. Jadi, kami harap bisa menang 3-0,” ujar Pique.
Kita tunggu, apakah Barcelona bisa menang dengan skor 3-0 atau justru Milan yang melangkah ke babak perempat final dengan mengghempaskan Messi cs.
Berikut jadwal lengkap siaran Liga Champions 13-14 Maret 2013:
Rabu, 13 Maret 2013
02:45 WIB SCTV Barcelona vs Milan
Kamis, 14 Maret 2013
02:30 WIB SCTV Bayern München vs Arsenal. (Kabar24/Antara/ad)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Sebanyak 15.294 pelaku usaha di Kota Jogja telah memiliki sertifikat halal. Kewajiban halal berlaku mulai 17 Oktober 2026.
PSS Sleman siap membuktikan kekuatan di laga pembuka Super League saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta.
Stok air bersih BPBD Bantul masih aman hingga Desember. Sebanyak 351 tangki masih tersedia untuk warga terdampak kekeringan.
Pemkot Jogja merawat bangunan cagar budaya berdasarkan prioritas karena anggaran terbatas. Ada 239 bangunan yang telah ditetapkan.
Indonesia dinilai menempuh jalur berbeda dalam fenomena kemunduran demokrasi (democratic backsliding) dibandingkan negara-negara tetangga seperti Thailand