Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/18/wage-buat-psim-ketinggalan-1-0-388917/psim-127" rel="attachment wp-att-388918">http://images.harianjogja.com/2013/03/PSIM15.jpg" alt="" width="61" height="79" />
MOJOKERTO-PSIM Jogja sementara tertinggal 1-0 dari tuan rumah, PS Mojokerto Putra (MP) pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Gajahmada, Senin (18/3/2013). Gol cepat Laskar Mojopahit dicetak Wage Dwi Aryo menit 32.
Pemain tengah PS MP itu berhasil menjebol gawang PSIM yang dijaga Ony Kurniawan melalui sisi kiri, usai lolos jebakan offside. Sebelumnya, tendangan mantan pemain Deltras U-21 itu juga sempat merepotkan lini belakang Laskar Mataram, namun beruntung Eko Pujianto berhasil menghalau laju bola.
Sejak menit pertama, kedua kesebelasan tampil saling menyerang. PSIM memiliki peluang melalui kaki Supri pada menit kelima. Namun tendangannya masih menyamping. Sementara PS MP juga memiliki beberapa peluang, namun hanya tendangan Wage yang mampu dikonversikan menjadi gol.
PS MP : Wawan (GK) Peter Lipede, Doddy Harianto, Bejo S, Anang Ma'ruf, Galih Birama, Andri B, Agung F, Wage D A, Supaham, Abdul R
PSIM : Onni (GK) Topas,Eko, Andri, Dulsan, Nova Zaenal (c), Joni, Supri, Seto Nurdiyantoro, Johan; Agung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.