Dana Transfer ke Daerah Anjlok, Saatnya BPD Unjuk Peran
Peran strategis BPD terus didorong untuk menopang perekonomian daerah, terlebih dengan meningkatnya tekanan fiskal dan serta menurunnya dana transfer ke daerah.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/14/panpel-psim-bantah-kewajiban-membayar-bonus-pemain-406185/psim-150" rel="attachment wp-att-406186">http://images.harianjogja.com/2013/05/PSIM4-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />
JOGJA-Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) laga home PSIM, Y Soekamto membantah bahwa pihaknya memiliki kewajiban untuk menyetorkan pendapatan tiket kepada pihak manajemen. Hal itu dilakukan lantaran tidak ada aturan mengenai kewajiban tersebut di manual liga.
”Kami tak punya kewajiban untuk membayar bonus itu. Sesuai aturannya, yang membayar bonus pemain itu kan manajemen,” kata Soekamto, kepada wartawan, Selasa (14/5/2013).
Meski begitu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Pemuda dan Olahraga (Kesbangpor) Jogja itu menjanjikan akan membantu mencarikan tambahan uang untuk membantu pembayaran pemain.
Adapun Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastawa mengakui bahwa memang tidak ada aturan yang mengharuskan pihak Panpel membayar bonus pemain. Untuk musim kompetisi tahun ini, pihaknya memang meminta uang bonus pada Panpel.
Namun, di dua laga kandang terakhir, ketika Pengendali Keuangan Manajemen PSIM Joko Tirtono tak lagi terlibat di Panpel, maka sepenuhnya kendali penghitungan pendapatannya berada di bawah Ketua Panpel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Razia gabungan di Rutan Kelas I Surakarta menemukan korek api, besi hingga penjepit kertas. Narkoba dan handphone tidak ditemukan.
BMKG mendeteksi sebaran debu vulkanik Gunung Dukono, Ibu, dan Semeru. Gunung Ibu kembali erupsi pada Sabtu pagi.
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.