Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/29/ppsm-sakti-magelang-v-psim-penalti-agung-suprayogi-bawa-psim-unggul-sementara-411165/psim1-20" rel="attachment wp-att-411166">http://images.harianjogja.com/2013/05/PSIM110-150x150.png" alt="" width="150" height="150" />
MAGELANG-PSIM sementara unggul 1-0 atas tuan rumah PPSM Sakti Magelang pada laga lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013, di Stadion Madya, Magelang, Rabu (29/5/2013) sore. Penyerang Agung Suprayogi membawa keunggulan sementara PSIM melalui titik putih.
Sejak kick-off dimulai, PPSM langsung tampil menggebrak. Sebuah tendangan bebas langsung didapat ketiga laga baru berjalan 4 menit. Sayang tembakan Ahmad Mustofa masih melebar dari gawang PSIM yang dijaga Ony Kurniawan.
Laskar Mataram mulai memanaskan mesinnya dan memiliki peluang melalui Seto Nurdiantara. Sayang heading dari pemain veteran ini masih jauh dari sasaran. Permainan terbuka yang diperagakan kedua kesebelasan membuat laga berjalan sengit.
Beberapa kali serangan PPSM sempat membuat kerepotan lini belakang PSIM. Sementara beberapa peluang yang lahir dari para punggawa Laskar Mataram selalu gagal merubah kedudukan.
PSIM baru bisa merubah kedudukan pada masa injury time babak pertama melalui hadiah penalti. Hukuman itu diberikan saat pemain belakang PPSM melakukan handsball saat menghalau bola yang dilepaskan Wawan Sucahyo. Penyerang Agung Suprayogi yang menjadi algojo pun sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Laskar Mataram unggul 1-0. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan.
PPSM Sakti Magelang : Johan, Soni, Yoga, Ruslan, Hendrik, Eka, Ferry, Hermawan, Budi, Ahmad Ferry
PSIM : Ony, Topas,Joni,Eko,Tulus, Nova (c),Eko BS, Dany,Seto,Wawan, Agung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.