Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/21/pemain-pss-sleman-pecah-418358/pss-57" rel="attachment wp-att-418359">http://images.harianjogja.com/2013/06/PSS4.jpg" alt="" width="199" height="248" />
SLEMAN—Rumor perpecahan pemain PSS Sleman kian santer berhembus. Kabar itu menyeruak setelah beberapa pemain tidak mengikuti sesi latihan yang digelar PSS beberapa hari lalu.
Pemain yang tidak ikut latihan itu ialah Noh Alam Shah (Along), Usep Munandar dan M. Fakhrudin. Ketiganya tidak memberikan keterangan jelas tentang ketidakhadiran tersebut. Namun, manajemen menampik keras rumor tersebut.
“Sampai saat ini para pemain masih tetap utuh, mereka baik-baik saja dan tidak ada perpecahan,” kata Direktur Teknik PSS Bambang Nurjoko saat dikonfirmasi, Jumat (21/6/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.
Lima tokoh dan kelompok seni budaya Kulon Progo menerima penghargaan 2026 atas kiprah mereka melestarikan tradisi dan kesenian lokal.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.