OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Harianjogja.com,ROMA- Keinginan pelatih tim nasional Indonesia U-23 Aji Santosa untuk menguji anak didiknya melawan tim inti dari AS Roma segera terealisasi.
Promotor Nine Sport memastikan timnas akan menghadapi Francesco Totti CS sebelum klub tersebut bertolak ke Amerika Serikat untuk menjalani tur pra kompetisi, di Stadion Centro d’Italia, malam ini.
“Saya ingin tim ini mendapat lawan dengan kualitas pemain yang tinggi. Saya ingin melihat cara mereka bermain,” ungkap pelatih asal Malang ini sebagaimana rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (17/7/2014).
Pelatih berusia 44 tahun tersebut mengaku optimistis Garuda Muda akan menampilkan permainan terbaiknya, kendati Serigala Roma menurunkan pemain inti. Dalam laga uji coba kali ini, Aji ingin melihat kolektifitas permainan dan kombinasi permainan.
“Saya tekankan untuk tetap berani pegang bola dengan memainkan alur bola-bola pendek dengan sentuhan satu-dua dan play combination di attacking third,” urai pemilik Akademi Sepakbola Asifa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Polda Metro Jaya membebaskan 19 orang yang ditangkap terkait demo Jakarta pada 28 Oktober 2026 setelah pemeriksaan oleh penyidik.
Pemkab Kulon Progo memperkuat koordinasi kehumasan 46 OPD untuk mewujudkan layanan informasi publik yang transparan, adaptif, responsif, dan mudah diakses masya
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.