Muse Tak Lagi Terbatas di Satu Perangkat, Meta Buka Proyek Open Source
Meta membuka Muse Gadgets agar pengembang bisa membuat perangkat yang menjalankan agen AI Muse, termasuk melalui Muse Home Link.
Harianjogja.com, LIVERPOOL-Kubu Liverpool dikabarkan telah menyiapkan dana besar untuk berbelanja pemain pada musim transfer kali ini.
Rekor dana tersebut bahkan telah masuk dalam catatan sejarah The Reds, di mana untuk kali pertama belanja yang dikeluarkan klub tersebut mencapai 100 juta pounds. Adapun tujuan dari belanja tersebut adalah untuk membuat tim asuhan Brendan Rodgers tersebut lebih bertaji.
The Reds sebelumnya telah menghabiskan dana 57 juta pounds untuk mendapatkan tanda tangan empat pemain, seperti Rickie Lambert, Adam Lallana, Lazar Markovic dan Emre Can. Meski demikian Rodgers masih memiliki sisa dana senilai 75 juta pounds hasil penjualan Luis Suarez ke Barcelona dan akan digunakan untuk menambah empat hingga lima pemain baru.
Kini bidikan utama Rodgers ditujukan kepada Alexis Sanhes. Pemain Chili tersebut dipercaya akan bisa menggantikan peran Suarez yang telah mencetak 31 gol bagi Liverpool. Di samping itu masih ada sejumlah nama seperti Loic Remy yang sedang dibidik.
(JIBI/Dailymail)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta membuka Muse Gadgets agar pengembang bisa membuat perangkat yang menjalankan agen AI Muse, termasuk melalui Muse Home Link.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah dari Qatar pada final voli pantai putra.
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.