Persita Hentikan Rekor Persija, Aleksa Andreji Jadi Penentu
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Harianjogja.com, LIVERPOOL-Kubu Liverpool dikabarkan telah menyiapkan dana besar untuk berbelanja pemain pada musim transfer kali ini.
Rekor dana tersebut bahkan telah masuk dalam catatan sejarah The Reds, di mana untuk kali pertama belanja yang dikeluarkan klub tersebut mencapai 100 juta pounds. Adapun tujuan dari belanja tersebut adalah untuk membuat tim asuhan Brendan Rodgers tersebut lebih bertaji.
The Reds sebelumnya telah menghabiskan dana 57 juta pounds untuk mendapatkan tanda tangan empat pemain, seperti Rickie Lambert, Adam Lallana, Lazar Markovic dan Emre Can. Meski demikian Rodgers masih memiliki sisa dana senilai 75 juta pounds hasil penjualan Luis Suarez ke Barcelona dan akan digunakan untuk menambah empat hingga lima pemain baru.
Kini bidikan utama Rodgers ditujukan kepada Alexis Sanhes. Pemain Chili tersebut dipercaya akan bisa menggantikan peran Suarez yang telah mencetak 31 gol bagi Liverpool. Di samping itu masih ada sejumlah nama seperti Loic Remy yang sedang dibidik.
(JIBI/Dailymail)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata
KH Syukron Ma’mun, pendiri Ponpes Daarul Rahman, wafat di Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.