Harga HP Melonjak dan Penjualan Anjlok di Tengah Krisis Memori
Krisis chip AI membuat harga smartphone naik tajam 2026 dan pengiriman global diprediksi turun hingga 15 persen.
Harianjogja.com, MILAN-Kubu Inter Milan dikabarkan tertarik menggunakan jasa Carlos Bacca musim ini. Sejumlah langkah di antaranya melakukan pendekatan dengan Sevilla telah dilakukan agar pemain Timnas Kolombia tersebut bisa merapat ke San Siro.
Corriere dello Sport melaporkan pelatih Inter Walter Mazzarri tertarik untuk mendatangkan pemain baru di posisi penyerang dan pihak klub telah merekomendasikan untuk bisa mendatangkan Carlos Bacca. Namun keinginan itu tidak mudah, karena Nerazzuri harus bersaing dengan Everton yang juga mengincar Carlos Bacca.
Sevilla sendiri telah membanderol Bacca dengan nilai 20 juta Euro dan bisa menurunkan nilainya menjadi 15 juta Euro dengan persyaratan minimal sepertiga dari jumlah tersebut dibayar dalam angsuran pertama.
Di sisi lain, Bacca mengaku tidak tertarik bergabung dengan Nerazzuri. Alasannya, dirinya masih menghormati kontrak bersama Sevilla, yang tersisa hingga 2018 mendatang. Selain itu, ia juga mengaku lebih fokus menjalani kegiatan pramusim ketimbang memikirkan kemungkinan transfer.
Bacca direkrut Sevilla tahun lalu dengan harga 7 juta Euro dari Club Brugge. Selama membela Rojiblancos, Bacca telah menorehkan 21 gol dari 52 laga yang telah dilakoninya.
(JIBI/Tribalfootbal/ElPais)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis chip AI membuat harga smartphone naik tajam 2026 dan pengiriman global diprediksi turun hingga 15 persen.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Messi berpeluang pecahkan rekor gol Piala Dunia saat Argentina menghadapi Austria di Grup J 2026.
Pemkab Bantul soroti kasus dugaan perundungan di SMA Negeri 2 Bantul dan tekankan sekolah bebas kekerasan.
Sleman jadi lokasi CNG clustering PGN untuk gas rumah tangga, dorong efisiensi energi dan kurangi LPG subsidi.
Pemkab Gunungkidul minta OPD cek genset menyusul seringnya pemadaman listrik yang ganggu layanan publik.