Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Harianjogja.com, JOGJA-Rencana penggunaan Stadion Mandala Krida, Jogja sebagai tempat digelarnya derby antara PSIM menjamu PSS Sleman dalam lanjutan Divisi Utama, Jumat (8/8) mendatang batal digelar. Panpel PSIM tidak mendapatkan izin dari BPO DIY dan kepolisian setempat.
Penolakan resmi dari kepolisian setempat disampaikan Selasa (5/8/2014) siang melalui surat bernomor B/SKET-8/175/VIII/2014. Dalam surat itu, Polresta Jogja menyatakan keberatan jika laga digelar di Stadion Mandala Krida. Alasannya selama ini laga yang dilangsungkan di tempat itu selalu berakhir ricuh.
Selain itu, kepolisian juga melihat hubungan suporter PSIM yakni The Maident dan Brajamusti yang belum harmonis. Jika laga tetap digelar dikhawatirkan akan terjadi bentrok antara kedua kelompok.
"Kondisi Stadion Mandala Krida dalam proses renovasi sehingga tidak layak digunakan. Banyaknya pecahan pecahan material renovasi stadion dapat dijadikan bahan untuk saling melempar antar supporter," terang Ketua Panpel PSIM Jogja, Ricardo "Edo" Mukti Wibowo kepada wartawan di Wisma PSIM.
Penolakan juga disampaikan oleh BPO DIY. Mereka menolak memberikan izin dengan pertimbangan pengerjaan renovasi di tempat tersebut. Stadion yang direnovasi sejak 7 Juli lalu itu riskan dijadikan tempat digelarnya laga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Pakar UMY Rahmawati Husein mendukung optimalisasi PFB untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di Indonesia.
Operasional YIA kembali normal setelah erupsi Anak Krakatau sempat memicu penyesuaian hingga pembatalan penerbangan pada 6-7 September 2026.
99 Asmaul Husna lengkap dengan arti dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari sebagai refleksi untuk memperbaiki perilaku.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.