FairSquare Desak FIFA Cegah Gianni Infantino Maju Lagi
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Harianjogja.com, ROMA-Klub sepak bola yang bermain di Serie A Italia, SS Lazio dilaporkan telah menolak nilai transfer yang diajukan Liverpool untuk Keita Balde Diao.
Surat kabar Forza Italia Football melaporkan The Reds telah mengajukan penawaran senilai 20 juta euro kepada Biancocelesti agar pemain berusia 19 tahun itu bisa merumput di Anfield Stadion.
Selain Liverpool, pemain asal Spanyol yang bersinar di Serie A musim lalu itu juga masuk dalam daftar bidikan dua raksasa klub sepak bola, yakni Manchester United dan Juventus.
Keita merupakan produk dari akademi La Masia di Barcelona. Ia sempat mencetak 47 gol untuk Cornelia pada musim 2010-2011 dengan status pinjaman dari The Blaugrana.
Lazio berhasil mendapatkan jasa Keita pada 2011 setelah membelinya senilai 300.000 euro dari Barcelona. Setelah tiga tahun bersama dengan Biancocelesti, musim lalu untuk kali pertama dia masuk dalam skuat utama dan berhasil mencetak 5 gol dalam 23 penampilan di Serie A.
Untuk bisa mendapatkan Keita, Lazio telah membanderol pemain bertinggi badan 181 sentimeter itu dengan nilai 30 juta euro.
(JIBI/Soccerlens)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Seleksi petugas kesehatan haji 2027 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Simak syarat, formasi, tahapan, dan jadwal seleksinya.
Perpres ojol ditargetkan terbit akhir Agustus atau awal September 2026. Pemerintah dan DPR masih memfinalisasi aturan transportasi online.
Profil Nuzran Joher, Ketua Ombudsman RI 2026–2031, mulai dari pendidikan, karier organisasi, DPD RI, MPR hingga kiprahnya di Ombudsman.
Kecelakaan truk dan pikap bermuatan lele terjadi di Jalan Wonosari Km 12 Piyungan, Bantul. Empat orang jadi korban, dua meninggal.
Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang saat aksi unjuk rasa di Jakarta. Mereka kedapatan membawa petasan, flare, dan botol untuk molotov.