Wasit Persija vs Persib: Yudai Yamamoto Pimpin El Clasico Indonesia
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
ilustrasi.dok
Harianjogja.com, BLITAR — Hingga menit ke 70, tuan rumah PSBK Blitar masih berbagi skor 1-1 atas tamunya PSIM Jogja dalam lanjutan Divisi Utama 2013/2014 di Stadion Supijadi, Blitar, Jumat (15/8/2014) sore.
Gol Laskar Mataram dicetak oleh Tony Yuliandri pada menit ke 17 dan gol tuan rumah dilesakkan Dicky Firasat pada menit 40.
Berstatus sebagai tim tamu tidak membuat anak asuh Seto Nurdiyantara tampil bertahan. Meski sempat mendapatkan serangan dari Laskar Peta di lima menit pertama. Namun, PSIM berhasil keluar dari tekanan.
Beberapa kali serangan dibangun PSIM, namun masih kandas saat berhadapan dengan lini belakang PSBK. Topas Pamungkas CS baru bisa mengubah keadaan pada menit 17, setelah penyerang asal Gunungkidul, Tony Yuliandri menjebol gawang tuan rumah.
Pemain muda itu berhasil lolos dari kawalan pemain belakang tuan rumah, sebelum akhirnya menempatkan bola ke pojok kiri gawang Tri Windu Anggono.
Tertinggal donasi gol, PSBK langsung melakukan tekanan. Duet Peter M Kuoh dan Dicky Firasat di lini depan beberapa kali sempat membuat lini belakang PSIM harus bekerja keras. Puncaknya, gawang Ony Kurniawan jebol lima menit jelang babak pertama usai.
Penyerang muda, Dicky Firasat berdiri bebas berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang Ony Kurniawan, saat terjadi kemelut di depan gawang PSIM. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-1.
Memasuki babak kedua, tidak ada perubahan yang berarti dari kedua kesebelasan. Jual beli serangan terus dilakukan antara kedua tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.