Tersangka 3 Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Tak Ditahan, Ini Alasannya
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
Ilustrasi.dok
Harianjogja.com, JOGJA -- Digelarnya laga derby antara PSIM kontra PSS Sleman di Stadion Mandala Krida, Jogja, Selasa (19/8) [besok] sore, tanpa penonton, memunculkan reaksi dari kalangan suporter.
Salah satunya dari kelompok suporter PSIM, Brayat Jogja Mataram Utama Sejati (Brajamusti). Presiden Brajamusti Eko Satrio Pringgodani menuturkan meskipun digelar tanpa penonton, pihaknya berharap panpel PSIM memberi akses jalan bagi suporter memberikan dukungan terhadap tim kesayangannya di luar stadion.
Akses itu menurut Eko penting karena pihaknya tidak berkeinginan suporter PSIM tercecer di jalan dan berdampak pada keselamatan mereka. Pihaknya khawatir jika Brajamusti dan The Maident tercecer di jalan akan memudahkan penyusup mengacaukan jalannya laga.
"Semua itu agar untuk memudahakan koordinasi. Karena jika tidak dikhawatirkan ada penyusup lain yang ingin mengacukan laga," ujar Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
Aleksander Ceferin memboikot final Piala Dunia 2026 sebagai protes terhadap keputusan FIFA dalam kasus Folarin Balogun. Konflik FIFA dan UEFA kembali memanas.
Gojek menerima penghargaan kategori Platform Integrasi Budaya dan Mobilitas Digital.
Tim SAR gabungan mengintensifkan pencarian Taufan Aktafiama yang tenggelam di Sungai Oya, Bantul, dengan drone sonar dan penyelam.
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.