FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Alex Marquez (JIBI/Harian Jogja/Reuters/Albert Gea)
Harianjogja.com, MADRID — Pebalap Estrella Galicia 0.0 Moto3 yang juga adik dari Marc Marquez, Alex Marquez mengaku enggan untuk mencoba mengaspal di MotoGP musim depan. Alex ingin menjalani proses terlebih dahulu, yakni dengan turun di kelas Moto2.
“Orang-orang mengatakan saya harus ke Moto2, karena postur tubuh saya tinggi. Saya mempertimbangkannya dan akan mencobanya di Valencia untuk menambah pengalaman," ujar Alex kepada Bike Sport News.
Menurut Alex, dirinya tidak ada keinginan langsung loncat ke kelas tertinggi, MotoGP dan bersaing dengan kakaknya. Alasannya, pebalap dengan tinggi 180 sentimeter itu ingin turun di Moto2 selama dua atau tiga tahun.
"Di sana, saya bisa belajar banyak. Saya lebih suka belajar secara bertahap," terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.