Meta Gagalkan Serangan Spyware ke WhatsApp, Mirip Pegasus
WhatsApp kena serangan spyware NSO Group. Meta tuding langgar putusan pengadilan AS. Aktifkan Strict Account Settings untuk lindungi akun Anda.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harianjogja.com, SIDOARJO -- Pertandingan babak kedua antara Pusamania Borneo FC melawan PSGC pada babak Semifinal Divisi Utama 2014 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/11/2014) sore, berjalan lima belas menit. Skor sementara masih 0-0.
Borneo FC sebenarnya mendapatkan peluang manis setelah mendapatkan hadiah penalti. Penalti diberikan setelah Morris Power Bayour melakukan handsball di kotak penalti.
Sayangnya hadiah tendangan penalti itu gagal dimaksimalkan oleh kaki Fernando Soler. Tendangan ke pojok kiri gawang PSGC itu berhasil diblok kiper Irpan.
Pada babak pertama PSGC Ciamis menunjukkan perlawananan kuat terhadap Borneo FC dengan skor akhir 45 menit babak pertama berakhir 0-0.
Pada awal babak pertama, PSGC langsung tampil menekan. Beberapa kali lini depan tim asal Ciamis tersebut berhasil merepotkan lini belakang Borneo FC.
Pesut Etam-julukan Borneo FC baru bisa lepas dari tekanan PSGC pada menit 10. Beberapa kali lini depan Borneo FC yang dimotori Fernando Soller dan Ari S namun gagal mengubah kedudukan.
Alih-alih terus menyerang, PSGC justru mampu memanfaatkan serangan balik cepat pada menit 12. Tim asal Jawa Barat ini sebenarnya mampu meraih keunggulan terlebih dahulu, pada menit 13 melalui Budiawan. Sayangnya gol tersebut dianulir, karena wasit yang memimpin jalannya laga menganggap posisinya offside.
Peluang kedua tercipta pada menit 18. Sayang tendangan dari kapten PSGC masih jauh mistar gawang Borneo FC.
Sementara beberapa kali serangan dari Borneo FC selalu hilang saat berhadapan dengan lini belakang PSGC. Peluang Fernando Soller pada menit 27 dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang PSGC gagal dikonversikan menjadi gol.
Di sisi lain serangan balik PSGC justru beberapa kali membuat lini belakang Borneo FC kesulitan. Puncaknya, PSGC mendapatkan peluang mengubah kedudukan pada menit 40 melalui Rosian I.
Jelang menit akhir babak pertama, giliran Borneo FC mendapatkan peluang mengubah kedudukan setelah wasit asal Jogja yang memimpun laga, Farid tiba-tiba memberikan hukuman tendangan bebas sebagai hukuman atas kesalahan dari kiper PSGC Irpan. Irpan gagal melakukan backpass dengan pemain belakang.
Meski demikian, peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Danilo Fernando. Tendangan legiun asing tersebut masih membentur pagar hidup para pemain PSGC. Skor bertahan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain
PSGC : Irpan, Abdul B-Deden-Dicky-Yohan A-Moris P-Budiawan-Supandi-Yana M-Arif B-Rosian I
Borneo FC : Juni -Usep M-R Latif-M Bagus-M Nizar-Wayan G-Akbar R-Ari S-Danilo F-Febri S-Fernando Soler
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp kena serangan spyware NSO Group. Meta tuding langgar putusan pengadilan AS. Aktifkan Strict Account Settings untuk lindungi akun Anda.
Samsung menjadi produsen smartphone terbesar dunia pada kuartal I-2026 dengan produksi 62,6 juta unit. Apple membuntuti di posisi kedua, sementara industri.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Harga Pertamax naik membuat sebagian pemilik kendaraan melirik Pertalite. Simak risiko penggunaan BBM RON 90 pada kendaraan yang direkomendasikan memakai RON 92
Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan terkait capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayahnya.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter mendapat sorotan media asing dari Singapura dan Malaysia.