BTS THE CITY ARIRANG Tak Digelar di Indonesia, Ini Alasannya
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harianjogja.com, SIDOARJO -- Pertandingan babak kedua antara Pusamania Borneo FC melawan PSGC pada babak Semifinal Divisi Utama 2014 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/11/2014) sore, berjalan lima belas menit. Skor sementara masih 0-0.
Borneo FC sebenarnya mendapatkan peluang manis setelah mendapatkan hadiah penalti. Penalti diberikan setelah Morris Power Bayour melakukan handsball di kotak penalti.
Sayangnya hadiah tendangan penalti itu gagal dimaksimalkan oleh kaki Fernando Soler. Tendangan ke pojok kiri gawang PSGC itu berhasil diblok kiper Irpan.
Pada babak pertama PSGC Ciamis menunjukkan perlawananan kuat terhadap Borneo FC dengan skor akhir 45 menit babak pertama berakhir 0-0.
Pada awal babak pertama, PSGC langsung tampil menekan. Beberapa kali lini depan tim asal Ciamis tersebut berhasil merepotkan lini belakang Borneo FC.
Pesut Etam-julukan Borneo FC baru bisa lepas dari tekanan PSGC pada menit 10. Beberapa kali lini depan Borneo FC yang dimotori Fernando Soller dan Ari S namun gagal mengubah kedudukan.
Alih-alih terus menyerang, PSGC justru mampu memanfaatkan serangan balik cepat pada menit 12. Tim asal Jawa Barat ini sebenarnya mampu meraih keunggulan terlebih dahulu, pada menit 13 melalui Budiawan. Sayangnya gol tersebut dianulir, karena wasit yang memimpin jalannya laga menganggap posisinya offside.
Peluang kedua tercipta pada menit 18. Sayang tendangan dari kapten PSGC masih jauh mistar gawang Borneo FC.
Sementara beberapa kali serangan dari Borneo FC selalu hilang saat berhadapan dengan lini belakang PSGC. Peluang Fernando Soller pada menit 27 dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang PSGC gagal dikonversikan menjadi gol.
Di sisi lain serangan balik PSGC justru beberapa kali membuat lini belakang Borneo FC kesulitan. Puncaknya, PSGC mendapatkan peluang mengubah kedudukan pada menit 40 melalui Rosian I.
Jelang menit akhir babak pertama, giliran Borneo FC mendapatkan peluang mengubah kedudukan setelah wasit asal Jogja yang memimpun laga, Farid tiba-tiba memberikan hukuman tendangan bebas sebagai hukuman atas kesalahan dari kiper PSGC Irpan. Irpan gagal melakukan backpass dengan pemain belakang.
Meski demikian, peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Danilo Fernando. Tendangan legiun asing tersebut masih membentur pagar hidup para pemain PSGC. Skor bertahan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain
PSGC : Irpan, Abdul B-Deden-Dicky-Yohan A-Moris P-Budiawan-Supandi-Yana M-Arif B-Rosian I
Borneo FC : Juni -Usep M-R Latif-M Bagus-M Nizar-Wayan G-Akbar R-Ari S-Danilo F-Febri S-Fernando Soler
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
The Longest Wait merangkum dua tahun perjalanan Timnas Indonesia melalui ratusan jam rekaman yang disunting menjadi film berdurasi 90–100 menit.
Ellenka Barista Festival 2026 digelar di Jakarta pada 29 Oktober–1 November, diikuti 28 barista untuk mendorong inovasi industri kopi.
Sebanyak 64 orang dilaporkan hilang setelah tabrakan kereta di Spanyol. Kecelakaan tersebut menewaskan sedikitnya 68 orang.
Kadin berharap ketegangan RI-Singapura mereda usai pertemuan Prabowo dan Vivian Balakrishnan demi menjaga iklim investasi Indonesia.
Fenomena selebcat di tempat umum bisa meningkatkan kepedulian, tetapi interaksi berlebihan berisiko membuat kucing stres dan takut.