Cadence Luncurkan Insinyur AI Pertama, Bisa Kerja 24 Jam Nonstop
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harianjogja.com, SIDOARJO -- Pertandingan babak kedua antara Pusamania Borneo FC melawan PSGC pada babak Semifinal Divisi Utama 2014 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/11/2014) sore, berjalan lima belas menit. Skor sementara masih 0-0.
Borneo FC sebenarnya mendapatkan peluang manis setelah mendapatkan hadiah penalti. Penalti diberikan setelah Morris Power Bayour melakukan handsball di kotak penalti.
Sayangnya hadiah tendangan penalti itu gagal dimaksimalkan oleh kaki Fernando Soler. Tendangan ke pojok kiri gawang PSGC itu berhasil diblok kiper Irpan.
Pada babak pertama PSGC Ciamis menunjukkan perlawananan kuat terhadap Borneo FC dengan skor akhir 45 menit babak pertama berakhir 0-0.
Pada awal babak pertama, PSGC langsung tampil menekan. Beberapa kali lini depan tim asal Ciamis tersebut berhasil merepotkan lini belakang Borneo FC.
Pesut Etam-julukan Borneo FC baru bisa lepas dari tekanan PSGC pada menit 10. Beberapa kali lini depan Borneo FC yang dimotori Fernando Soller dan Ari S namun gagal mengubah kedudukan.
Alih-alih terus menyerang, PSGC justru mampu memanfaatkan serangan balik cepat pada menit 12. Tim asal Jawa Barat ini sebenarnya mampu meraih keunggulan terlebih dahulu, pada menit 13 melalui Budiawan. Sayangnya gol tersebut dianulir, karena wasit yang memimpin jalannya laga menganggap posisinya offside.
Peluang kedua tercipta pada menit 18. Sayang tendangan dari kapten PSGC masih jauh mistar gawang Borneo FC.
Sementara beberapa kali serangan dari Borneo FC selalu hilang saat berhadapan dengan lini belakang PSGC. Peluang Fernando Soller pada menit 27 dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang PSGC gagal dikonversikan menjadi gol.
Di sisi lain serangan balik PSGC justru beberapa kali membuat lini belakang Borneo FC kesulitan. Puncaknya, PSGC mendapatkan peluang mengubah kedudukan pada menit 40 melalui Rosian I.
Jelang menit akhir babak pertama, giliran Borneo FC mendapatkan peluang mengubah kedudukan setelah wasit asal Jogja yang memimpun laga, Farid tiba-tiba memberikan hukuman tendangan bebas sebagai hukuman atas kesalahan dari kiper PSGC Irpan. Irpan gagal melakukan backpass dengan pemain belakang.
Meski demikian, peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Danilo Fernando. Tendangan legiun asing tersebut masih membentur pagar hidup para pemain PSGC. Skor bertahan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain
PSGC : Irpan, Abdul B-Deden-Dicky-Yohan A-Moris P-Budiawan-Supandi-Yana M-Arif B-Rosian I
Borneo FC : Juni -Usep M-R Latif-M Bagus-M Nizar-Wayan G-Akbar R-Ari S-Danilo F-Febri S-Fernando Soler
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
Prediksi Ceko vs Afrika Selatan di Grup A Piala Dunia 2026. Kedua tim wajib menang demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
BGN menghentikan sementara operasional dapur MBG selama libur sekolah untuk evaluasi nasional. Pemkab Bantul masih menunggu hasil dan arahan lanjutan.
Empat perguruan tinggi swasta Indonesia masuk QS World University Rankings 2027. Binus menjadi PTS dengan peringkat tertinggi di tingkat dunia.
kehadiran Pertashop di Kabupaten Magelang memiliki peran yang sangat strategis. Tidak hanya mendekatkan akses energi berkualitas hingga ke pelosok desa, tetapi
Cristiano Ronaldo tampil di bawah performa terbaik saat Portugal ditahan imbang RD Kongo 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.