Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Mahameru Taekwondo menampilkan gerakan bela diri pada acara Community Battle di The Park Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (11/1). SOLOPOS 15 JANUARI 2015 HAL 5 PERGELARAN
Kejurda 2015 untuk cabang taekwondo diselenggarakan Minggu (14/6/2015).
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah 600 atlet taekwondo kategori pelajar berpartisipasi dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo berlabel Jogja Istimewa Championship 2015 di GOR Amongraga, Minggu (14/6/2015).
Faktor sudah selesainya ujian sekolah menjadikan Kejurda ini mampu menyedot banyak atlet pelajar. Sekretaris Umum Pengda Taekwondo Indonesia (TI) DIY Wesley Heince Tauntu mengungkapkan, Kejurda taekwondo ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para atlet daerah sebelum tampil di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jawa Barat, September.
"Setelah Lebaran nanti cukup banyak event yang akan digelar. Mulai dari Porda DIY di Kulonprogo, kemudian ada Popnas, ada Pra PON. Saat ini momentum pas seusai ujian sekolah dan sebelum memasuki puasa. Kejuaraan kali ini menjadi ajang pemanasan atlet," ujarnya, Minggu (14/6/2015).
Wesley menjelaskan, pada kejuaraan kali ini terbagi dalam dua katagori yakni Kyorugi dan Poomsae baik untuk atlet Prestasi maupun Pemula. Untuk katagori prestasi yang akan hadir adalah atlet senior, junior dan prajunior atau kadet.
Sementara untuk katagori pemula yang ikut adalah pemula tingkat SD dan SMP. Dalam kesempatan serupa Ketua Pengda TI DIY Krisniantoro mengatakan, kejuaraan yang digelar kali ini menjadi peluang guna mencari bibit-bibit baru. Regenerasi untuk Taekwondo menurutnya harus terus didorong agar DIY bisa menjadi penyuplai atlet-atlet taekwondo nasional.
"Yang paling membanggakan bagi seorang atlet adalah ketika bisa mewakili negara di event internasional dan bisa memperdengarkan Indonesia Raya di hadapan publik. Ini akan sangat membanggakan ketika bisa dilakukan oleh atlet dari DIY," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.