Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Vestappen (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Formula One 2016 akan menjadi pembuktian bagi Max Vestappen. Pembalap yang tergabung dalam tim Torro Rosso tersebut mewaspadai penampilan dua tim pesaingnya.
Harianjogja.com, ABU DHABI — Dua tim di Formula One, Williams dan Force India menjadi tim yang perlu diwaspadai oleh pembalap Toro Rosso, Max Vestappen. Hal ini dikarenakan kedua tim tersebut menggunakan mesin Mercedes dan diprediksi bakal menjadi pesaing di GP Bahrain.
“Williams dan Force India begitu kuat. Sebab di balapan nanti akan ada trek lurusm di mana mobil mereka akan sangat cepat,” ujar Verstappen dikutip dari Motorsport, Senin (28/3/2016).
Vestappen sendiri mengawali Formula One 2016 dengan finis diurutan ke-10 di GP Australia. Sementara banyaknya lintasan lurus di GP Bahrain, membuat persaingan antarpembalap berjalan ketat.
“Kami tak begitu cepat dalam trek lurus, namun kami bisa mengimbangi mereka. Saya pikir GP Bahrain jauh lebih sulit ketimbang di Australia,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.