Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Skuat PSS Sleman resmi dilaunching di halaman Jogja City Mall, Rabu (27/4/2016) malam. Sebanyak 26 pemain resmi diperkenalkan oleh manajemen PSS Sleman kepada publik sebelum mereka berlaga di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
PSS Sleman bertandang ke Madiun Putra melawan Madiun Putra
Harianjogja.com, JOGJA- Menghadapi tuan rumah Madiun Putra di Stadion Wilis, Madiun, Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memasang formasi yang berbeda. Salah satunya adalah tak masuknya nama Busari di susunan starting XI.
Seperti diketahui, pemain paling bersinar di PSS sepanjang gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) B yang telah mengoleksi 3 gol itu tak tampak hadir dalam latihan beberapa yang digelar tim pelatih Super Elang Jawa (Elja) beberapa hari terakhir.
Dari kabar yang beredar, Busari memang izin absen latihan lantaran masih dalam masa berduka pasca meninggalnya orang tua pemain asli Solo ini.
Akibatnya, Seto pun lebih memilih memasang Chandra Lukmana sebagai penggantinya. Gelandang muda yang pernah memperkuat lini tengah tim Pra PON DIY itu diharapkan mampu menjalankan peran yang ditinggalkan Busari sebagai pengatur serangan di lini tengah.
Sedangkan untuk posisi gelandang bertahan, Seto memilih menduetkan Dirga Lasut dengan pemain muda lainnya, Oya Winaldo.
Seperti diketahui, laga kontra tuan rumah Madiun Putra itu merupakan laga terakhir PSS Sleman di babak penyisihan putaran pertama sebelum libur Ramadhan selama sebulan penuh.
Diberitakan pula, pihak manajemen Super Elja pun dikabarkan telah menyiapkan gelontoran bonus jika skuat asuhan Seto Nurdiyantoro sukses memaksimalkan laga terakhirnya itu.
Berikut susunan starting XI PSS Sleman:
Agung Prasetya; Deny Rumba, Waluyo, Syaefudin, Tulus Septianto; Dirga Lasut, Oya Winaldo; Dicky Prasetya, Chandra Lukmana, Tri Handoko; Rizky Novriansyah
Pelatih: Seto Nurdiyantoro
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.