Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
ISC B 2016 telah memasuki jeda dan bulan Ramadan. Fans PSS Sleman mendesak manajemen untuk merekrut Rico Simanjuntak (Semen Padang) dan Rahmat Hidayat (Persib Bandung) pada putaran kedua ISC B 2016.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Manajemen PSS Sleman didesak merekrut Rico Simanjuntak (Semen Padang) dan Rahmat Hidayat (Persib Bandung) pada putaran kedua ISC B 2016. Selain dua nama tersebut, fans PSS mendesak agar manajemen berburu pemain asal Indonesia Timur dan Kalimantan.
Manajer PSS Sleman Arif Juliwibowo menyatakan tidak menampik atas desakan tersebut. Meski demikian, penambahan pemain tak akan dilakukan dalam waktu dekat.
Hal ini dikarenakan berdasarkan regulasi dari PT Gelora Trisula Semesta, pendaftaran pemain tambahan bisa dilakukan saat memasuki babak 16 besar.
"Bagaimanapun, saran dan desakan itu membuktikan bahwa fans Sleman total mendukung klub," katanya, Senin (13/6/2016) siang.
Ia menambahkan, saat ini manajemen dan pelatih sedang melakukan pembenahan tim. Sampai saat ini PSS masih mengalami persoalan di posisi bek sayap dan sering kehilangan bola saat duel di udara.
"Saat ini fokus pada pembenahan dari pemain yang ada. Tambah atau tidak tergantung kebutuhan tim ke depan," imbuhnya.
Menurutnya, saat ini PSS tak perlu khawatir dengan posisi di klasemen. Meski berada di posisi kedua, secara matematis, Busari, dkk berpeluang besar lolos ke babak 16 besar jika di sisa pertandingan usai Idul Fitri dan putaran kedua menyapu bersih laga kandang dan minimal seri saat tandang.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro berterima kasih pada fans yang menaruh perhatian besar pada perkembangan PSS Sleman. Namun untuk saat ini dia belum memikirkan menambah pemain dalam skuat dan lebih berfokus pada pembenahan tim selama Ramadan.
Jika nantinya ada penambahan pemain, Seto tidak ingin kedatangan pemain di bawah rata-rata pemainnya saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.