Catatan Penting Beli iPhone Duo: Wajib eSIM dan AI Belum Bahasa Indonesia
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
Tony Sucipto (Persib.co.id)
ISC A 2016 telah mempertemukan Persib melawan Mitra Kukar.
Harianjogja.com, BANDUNG — Persib meraih kemenangan atas Mitra Kukar dengan skor 2-1 pada laga lanjutan ISC A 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/6/2016) kemarin.
Bagi pemain belakang Persib, Tony Sucipto, kemenangan itu adalah hasil kerja keras semua, termasuk bobotoh. Usaha bersama untuk membawa kemenangan kedua guna menaikan posisi klasemen sementara dan ingin meraih kemenangan di stadion baru.
"Pastinya ini semua merupakan hasil kerja keras semua, tidak terkecuali bobotoh. Kemenangan ini menjadi batu loncatan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya lawan Persegres Gresik," kata Tony, dikutip dari laman resmi klub, Senin (20/6/2016).
Dia pun meminta timnya tidak hanyut dalam kemenangan yang didapatkan itu. Sebab, masih banyak pertandingan yang harus dijalani dan berjuang lebih keras lagi untuk bersaing bersama tim-tim papan atas.
"Pertandingan sudah selesai, kita dapat tiga poin. Kita menatap laga sanjutnya," ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.
Lima penerima bantuan RTLH Sleman mengundurkan diri sehingga Rp68 juta anggaran tidak terserap. Sebanyak 461 unit rumah tetap direhabilitasi.
Polri menangkap Erick Soedjasa, buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam jabatan PT Asli RI, di Bandara Juanda.
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Rudal Iran disebut makin canggih dengan teknologi pencari target. Kemampuan ini meningkatkan ancaman terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz.