Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Suporter klub sepak bola Persija Jakarta, Jakmania, melakukan aksi Selamatkan Sepak Bola Indonesia di depan kompleks Istana Merdeka, Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2015). Para suporter yang mengklaim didukung masyarakat pencinta sepak bola Indonesia itu meminta Presiden Joko Widodo turun tangan menyelesaikan problem persepakbolaan Indonesia setelah PSSI dibekukan Menpora. (JIBI/Solopos/Antara/Fanny Octavianus)
ISC A 2016 akan mempertemukan Persib melawan Persija.
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketua The Jakmania, Richard Ahmad Supriyanto, merasa keberatan atas pernyataan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang mengimbau suporter Persija Jakarta untuk tidak datang ke Bandung.
Laga antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada 16 Juli mendatang rencananya akan dihadiri oleh The Jakmania. Sebab, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta pihak kepolisian telah memberikan lampu hijau.
Namun GTS melalui Direktur Utamanya, Joko Driyono, mengimbau agar The Jakmania tak perlu datang, dengan alasan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, mengingat kedua suporter memiliki hubungan yang kurang baik.
"Jakmania menyayangkan komentar atau penilaian seorang Joko Driyono petinggi operator turnamen ISC, tidak mendidik serta akan menjadi bola panas nantinya," ujar Richard kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/6/2016).
"Pelarangan Jakmania tidak boleh mendampingi Persija adalah bentuk pembunuhan karakter Jakmania maupun saya sendiri," tambahnya.
Richard menilai GTS terlalu dini dalam mengambil kesimpulan tersebut. Padahal hal itu menurutnya bisa diantisipasi dengan baik jika semua pihak turut mendukung, termasuk GTS sebagai operator.
Richard juga mengaku sudah mengurus perizinan dengan Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Bambang Waskito, dan Manager Umuh Muchtar di Rumah Dinas Kapolda Jabar beberapa hari lalu, terkait keinginan suporter Persija untuk datang mendukung tim kesayangannya itu.
"Bahwa pertemuan berjalan lancar dan mendapatkan lampu hijau dari para pemangku kepentingan di Bandung. Pertemuan akan ditindak lanjuti pasca lebaran,"tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
DPRD DIY menyoroti kekurangan Guru Pendamping Khusus yang dinilai menghambat pemerataan pendidikan inklusif bagi siswa disabilitas di DIY.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanggulangan stunting.
KPK mengungkap dugaan pemerasan Imigrasi berlangsung sistemis dari daerah hingga pusat dengan nilai dugaan hasil kejahatan mencapai Rp145,5 miliar.
Kelurahan Wirobrajan mematangkan Program Makan Bergizi Gratis untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dengan skema distribusi per RW.
YIA menuntaskan 100 persen balik nama sertifikat lahan dengan BPHTB Rp0, memperkuat legalitas aset dan pengembangan kawasan aerotropolis Kulon Progo.