Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Jersey Baru PSIM yang disediakan oleh Kelme Indonesia (Harian Jogja/JIBI/Arif Junianto)
ISC B 2016 segera memasuki babak 16 besar.
Harianjogja.com, JOGJA — Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto menyatakan tetap akan melihat kemampuan dari gelandang serang berpengalaman yang didatangkan oleh manajemen. Langkah ini dilakukan karena PSIM membutuhkan gelandang serang dengan tipical berbeda.
"Tetap akan saya lihat dulu," tegas Erwan, Senin (12/9/2016).
Ia berharap, dengan kehadiran pemain baru mampu memperkaya skema permainan Laskar Mataram. Oleh karena itulah, ia pun menginginkan pemain dengan kualitas di atas skuatnya. Saat ditanya mengenai dua pemain barunya itu, Erwan mengaku masih akan menjajalnya dalam laga uji coba. Ia memang sudah menyampaikan kepada manajemen agar segera mengagendakan laga uji coba untuk Suni Hizbullah, dkk sembari menunggu digelarnya babak 16 besar.
Mantan asisten Seto Nurdiyantoro itu menjelaskan, keberadaan gelandang serang memang dibutuhkannya untuk menjaga kedalaman lini tengahnya. Selain itu, ia pun menginginkan sosok gelandang dengan karakter beda.
"Saya ingin gelandang yang bertipe petarung dan berani melakukan akselerasi serta dribel ke kotak penalti lawan," paparnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 25 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.