Advertisement
16 BESAR ISC B 2016 : PSS Depak Rizwan, Valentino Masih Diberi Kesempatan
Advertisement
16 Besar ISC B 2016 segera digelar.
Harianjogja.com, SLEMAN — Tim pelatih PSS Sleman akhirnya mencoret Rizwan Yusman setelah 12 hari seleksi. Pencoretan dilakukan karena karakter dari pemain asal Frenz United Indonesia ini tidak cocok dengan tim.
Advertisement
Padahal, pada laga uji coba antara PSS melawan klub lokal Sleman, Sinar Remaja, Selasa (20/9/2016) sore di Stadion Tridadi, Rizwan mencetak satu gol dari total 8 gol yang dilesakkan pemain skuat Super Elang Jawa di laga tersebut. Adapun tujuh gol lain yang dicetak oleh PSS dilesakkan oleh Jodi Kurniadhi, Oya Winaldo, Andi Sandria, Dirga Lasut, Rizky Novriansyah dan dua gol oleh Bijahil Calwa.
“Bukan soal mencetak gol. Tapi cara mainnya yang menurut saya tak sesuai dengan yang saya ingin dan butuhkan,” ujar Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro seusai pertandingan.
Ia mengungkapkan sejak awal dirinya mencari pemain dengan karakter seorang winger dan memiliki kecepatan.Sedangkan Rizwan lebih memiliki karakter seorang gelandang murni yang lebih banyak memainkan bola-bola daerah saja.
Sementara disinggung mengenai penampilan Valentino Telaubun, Seto melihat masih gagal menunjukkan performa terbaiknya. Penempatan posisi pemain sarat pengalaman yang pernah merumput bersama Perseman Manokwari itu belum terlihat jelas.
“Dia [Valentino] malah seperti kebingungan dalam menempatkan posisi. Tapi karena dia masih baru bergabung, saya berikan toleransi,” ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Gudang Sampah di Bantul Terbakar Akibat Ditinggal Beli Makan
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 26 Maret
- Sampah Lebaran Sleman: Volume TPST Turun, Waspada Lonjakan 15 Persen
- Jumlah Penumpang Bandara YIA Melonjak 31 Persen Saat Puncak Arus Balik
- Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Advertisement




