Garuda Vs Oman Malam Ini: Misi Perbaiki Ranking FIFA dan Putus Rekor
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Pesepak bola Persiba Bantul Ahmad Junaidi (merah) berebut bola dengan pesepak bola Persiwa Wamena pada laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/6/2017). (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Liga 2, Persiba akan melawan PSIS
Harianjogja.com, BANTUL -- Laga beda kualitas bakal tersaji pada pekan keempat belas Grup 4 Liga 2 2017, saat Persiba Bantul menjamu PSIS Semarang, di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (11/9/2017) sore. Hingga pekan ke-13, tuan rumah Persiba Bantul masih belum mampu meraih kemenangan.
Alhasil, tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini harus menempati posisi juru kunci dan dipastikan terdegradasi ke Liga 3 pada musim mendatang. Sementara superioritas justru diperlihatkan oleh sang tamu, tim Mahesa Jenar-julukan PSIS Semarang. Tim asal kota Atlas ini kokoh di puncak klasemen dengan 32 poin dari 10 kali kemenangan, 2 kali draw dan sekali kalah.
Pelatih Persiba Hidayat mengatakan, meskipun peluang timnya bertahan di Liga 2 musim depan telah tertutup. Namun, pihaknya tetap mematok kemenangan atas PSIS pada laga sore ini. Sebab, sudah saatnya Slamet Widodo dan kawan-kawan mengakhiri puasa kemenangan dalam 13 laga beruntun. Oleh karena itu sejumlah persiapan pun telah dilakukan pihaknya.
"Faktor paling penting adalah mengembalikan motivasi para pemain. Kami terus memompa motivasi para pemain jelang laga terakhir di babak reguler ini," ujar mantan pelatih Persiku Kudus ini, Minggu (10/9/2017).
Menurut eks bek kiri PSIM ini, akibat belum pernah meraih kemenangan selama melakoni pertandigan di babak reguler, mentalitas para pemain Persiba terguncang. Hal ini terlihat dalam beberapa laga terakhir, di mana para pemain seperti terbebani dan tidak berani menusuk daerah pertahanan lawan.
Di sisi lain, turunnya mental para pemain usai dipastikan terdegradasi juga berpengaruh terhadap latihan yang dijalani skuat Persiba. Banyak pemain Persiba memilih tidak disiplin mengikuti latihan. Sementara puncaknya, manajemen Persiba terpaksa harus mencoret empat pemain karena terbukti membela tim lain pada ajang turnamen antarkampung.
Atas kondisi ini, Hidayat pun menyatakan hanya akan memberikan kesempatan kepada para pemain Persiba yang serius dan disiplin dalam latihan. Di sisi lain, keputusan pencoretan empat pemain Persiba membuat Hidayat harus memutar otak, sebab, stok di lini depan Laskar Sultan Agung kali ini tinggal menyisakan satu pemain, yakni Ahmad Junaidi pada laga melawan PSIS.
"Awaludin cedera. Mau tidak mau kami pakai satu penyerang dengan skema 4-2-3-1. Ini pun sudah kami matangkan pada beberapa hari terakhir," tambah pelatih yang akrab dipanggil Yayat ini.
Sementara disinggung mengenai kekuatan dari sang tamu, Hidayat mengakui bahwa pihaknya berada di bawah sang tamu. Dari segi kolektivitas dan materi pemain, PSIS diakuinya lebih baik daripada Persiba. Oleh sebab itu, kemungkinan besar, ia akan meminta kepada para pemain untuk lebih banyak mewaspadai beberapa pemain PSIS, seperti M Ridwan dan Johan Yoga Utama. "Kedua pemain ini perlu diwaspadai. Selain itu, kami perlu pergerakan tanpa bola dari para pemain PSIS lainnya," tandasnya.
Terpisah pelatih PSIS Semarang Subangkit menyatakan kemungkinan akan memasang para pemain pelapis pada laga kali ini. Sebab, apapun hasil dari laga kali ini tidak akan berpengaruh terhadap posisi yang didapatkan oleh PSIS. Pemasangan pemain pelapis juga dinilai oleh mantan pelatih Mitra Kukar ini sebagai langkah tepat, mengingat dirinya tidak akan ambil risiko dengan tetap memasukkan daftar pemain utama, sementara dalam waktu dekat bakal menjalani babak 16 Besar.
"Terutama di posisi kiper. Karena posisi ini sangat rawan," katanya.
Mengenai skema pemain untuk melawan Persiba, Subangkit kemungkinan tetap akan mempertahankan para pemain yang dimainkan pada laga melawan PS AD di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu (6/9) lalu. "Kami memberi kesempatan menambah jam terbang kepada pemain lain sekaligus antisipasi akumulasi kartu di babak 16 Besar," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Veda Ega Pratama start dari posisi kesembilan Moto3 Hungaria 2026 usai tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi di Balaton Park.
Google sepakat membayar Rp16,56 triliun per bulan kepada SpaceX untuk menambah kapasitas komputasi AI hingga 2029.
Simulasi ancaman bom pesawat digelar TNI AU di Malang untuk menguji kesiapsiagaan personel menghadapi aksi teror penerbangan.
KY menerima 592 laporan dugaan pelanggaran etik hakim hingga Juni 2026. Sebanyak 80 laporan diproses, lima hakim dipecat tidak hormat.
Mahfud MD menilai dugaan korupsi MBG berakar dari lemahnya tata kelola BGN sejak awal. Ia menyebut berbagai masalah sudah terlihat sejak program dimulai.