Advertisement
Mahathir Mohamad Ingin F1 Kembali Digelar di Sirkuit Sepang
Ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SEPANG- Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad kemungkinan akan menghidupkan kembali balapan Formula One (F1) di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang telah ditutup sejak tahun lalu.
"Mungkin," katanya ketika ditanya wartawan saat pemasangan lampu di sepanjang Sirkuit Internasional Sepang (SIC) sebagai pertanda perlombaan akan kembali dilakukan oleh SIC di Sepang, Rabu (1/8/2018) malam.
Advertisement
Sebagaimana dilansir Kantor Berita Bernama Kamis (2/8/2018) Mahathir sebelumnya mengemudikan kereta Ferrari di sirkuit sepanjang 5.543 kilometer itu sebagai simbolik peresmian "Circuit Lights" malam tersebut.
Mahathir mengatakan kadar pencahayaan lampu yang lebih tinggi diperlukan sekiranya SIC mau menjalankan perlombaan pada malam hari.
BACA JUGA
"Kalau untuk F1 pencahayaan lebih terang sedikit sebab kadar pencahayaan sekarang tidak berapa cerah. Ia akan menyulitkan kerja-kerja penyiaran," katanya.
Mahathir berkata SIC berpotensi menjadi kota raya olah raga permotoran dan sebagai platform untuk memajukan olah raga motor di negara ini.
"Sepang boleh menjadi kota raya olah raga permotoran di mana setiap orang yang berminat dalam aktifitas olah raga ini atau juru tera boleh datang ke sini dan belajar untuk maju dalam bidang ini," katanya.
Menteri Olah Raga dan Pemuda Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mengatakan kembali kepada Kabinet untuk menentukan apakah perlombaan F1 akan diadakan kembali di Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
Advertisement
Advertisement









