Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Pesilat Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangan di Asian Games 2018./Bisnis.com-Yusran Yunus
Harianjogja.com, JAKARTA – Atlet Indonesia diimbau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat agar tidak terlena dengan pencapaian di Asian Games 2018 mengingat masih banyak kejuaraan nasional dan internasional yang harus dihadapi.
"Dalam 3 tahun ke depan, kita dihadapkan dengan Sea Games 2019 Manila, Olimpide 2020 di Jepang, dan untuk agenda nasional, PON 2020 Papua. Oleh karena itu, kita, termasuk atlet, jangan terjebak euforia," kata Ketua Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta pada Senin (15/10/2018).
Apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di KONI Pusat ini bukan tanpa alasan. Bertepatan dengan HUT ke-80 KONI, dia menginginkan semua insan olahraga nasional terus meningkatkan kinerja sesuai dengan undang-undang maupum aturan yang berlaku.
"Asian Games 2018 telah tuntas dengan prestasi yang membanggakan. Prestasi ini harus ditingkatkan. Jangan berhenti sampai situ. Sesuai peran KONI berdasarkan UU SKN [Sistem Keolahragaan Nasional], kita akan terus melakukan pendampingan mulai dari pembinaan atlet usia dini," ucapnya.
Guna mendukung persiapan atlet untuk menghadapi beberapa kejuaraan nasional dan internasional, KONI Pusat akan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang melibatkan seluruh perwakilan KONI se-Indonesia di Jakarta pada 17 – 18 Oktober 2018.
"Dalam Rakornis akan dibahas semua, kita evaluasi kinerja selama satu tahun terakhir. Selain itu, menyiapkan langkah prestasi yang tepat untuk beberapa tahun ke depan. Semua pengurus harus siap dan sigap," kata Tono.
Terkait dengan HUT ke-80 KONI, Tono menjelaskan lembaga yang dipimpinnya memasuki masa dewasa. Dengan demikian, semuanya harus bekerja keras sesuai dengan tugas dan fungsinya. Tantangan ke depan dinilai bakal lebih ketat.
"Usia dewasa adalah masa kita untuk bekerja keras. Semoga kita semua bisa memberikan yang terbaik," paparnya.
Untuk mengisi HUT ke-80 KONI, beberapa kegiatan digelar mulai lomba tenis meja dan catur. Berikutnya donor darah, ziarah ke makam pahlawan, hingga memberikan santuan pada anak yatim serta donasi untuk korban bencana Palu-Donggala.
Pelaksanaan donasi bersamaan dengan acara puncak, yaitu KONI Fun Run 2018 di Jakarta pada Minggu (21/10/2018). Peserta perlombaan ditargetkan 3.000 peserta. Kegiatan ini juga didukung penuh Barisan Artis Nusantara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.