Advertisement
PSIS Semarang vs Arema FC 2-1 : Ini Kunci Kemenangan PSIS Semarang
Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG - PSIS Semarang berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh di kandang, sekaligus mengantar mereka ke posisi ke-8 klasemen sementara usai mengalahkan Arema FC dengan skor 2-1, Minggu (4/11/2018) sore.
Dua gol tim Mahesa Jenar ke gawang Singo Edan di pekan ke-29 Liga 1 2018 dicetak oleh Bayu Nugroho di menit ke-25 dan Hari Nur Yulianto di menit ke-84. Sedangkan sebiji gol Arema FC dicetak oleh Dendi Santoso di menit ke-72.
Advertisement
Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra mengaku puas dengan torehan tiga poin dari Arema FC. Meskipun demikian diakui oleh pelatih asal Sumatra Barat ini secara posisi bola timnya jauh tertinggal daripada tim tamu.
“Namun, apapun yang penting hasil akhirnya. Kami mampu meraih tiga poin dan ini jadi modal kami menghadapi pertandingan selanjutnya,” katanya usai pertandingan.
Kunci kemenangan PSIS, menurutnya adalah lebih kepada kesabaran pemain dalam menghadapi permainan Arema FC . Di mana, para pemain PSIS mampu tampil sabar saat menghadapi tekanan dan serangan tim Singo Edan sembari menunggu momentum yang pas.
“Hasilnya kami bisa mencetak gol dengan memanfaatkan serangan balik. Kami minta pemain untuk efisien dan ini bisa diterapkan,” sambungnya.
Sementara mengenai hal yang perlu dibenahi untuk menghadapi sisa pertandingan di lanjutan Liga 1, Jafri menyatakan pembenahan dalam komunikasi dan konsentrasi perlu ditingkatkan. Sebab, satu gol ke gawang PSIS, sore ini lebih dikaranekan kurangnya koordinasi dan konsentrasi pemain.
“Untuk itu kenapa sampai kami kecolongan satu gol tadi. Ke depan ini perlu pembenahan sebelum kami menghadapi pertandingan selanjutnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, Siswa Baru Bantul Dapat Seragam Gratis
- Antisipasi Virus Nipah, Dinkes Kulonprogo Perketat Kewaspadaan di YIA
- BPJS Kesehatan Nonaktif Februari 2026, Warga Sleman Tertahan Berobat
- Guru Honorer Kota Jogja Menyusut, Tersisa Sekitar 200 Orang pada 2026
- Kemiskinan Bantul Masih 11,54 Persen, Kalurahan Fokus NonFisik
Advertisement
Advertisement




