Advertisement
Preview Milan Vs Napoli: Status Sahibulbait Tak Berarti untuk Milan

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—AC Milan bakal membuktikan tetap baik-baik saja tanpa Gonzalo Higuian yang baru saja hijrah ke Chelsea. Sayang, lawan yang mereka hadapi akhir pekan ini tampaknya kurang tepat. Napoli yang akan melawat ke San Siro, Minggu (27/1/2019) dini hari pukul 02:30 WIB, punya catatan apik saat bertemu tuan rumah. Status sebagai sahibulbait pun tak berarti untuk Milan.
San Siro yang mestinya angker untuk tim tamu tampaknya tak berlaku bagi Partenopei, julukan Napoli. Rossoneri tak pernah mampu membekuk Napoli dalam tiga laga kandang terakhir. Jamuan pada 5 Oktober 2015 bahkan berakhir mengenaskan bagi Milan. Saat itu gawang Diego Lopez diberondong empat gol lewat aksi Allan, Lorenzo Insigne (dua gol) dan gol bunuh diri Rodrigo Ely.
Advertisement
Secara keseluruhan Milan juga tak pernah menang dalam delapan pertemuan terkini melawan Napoli. Inferioritas ini harus dipecahkan Gennaro Gattuso jika ingin menjaga Milan tetap berada di zona Liga Champions. Suso dkk. yang berada di peringkat keempat memang hanya unggul satu poin dari AS Roma dan dua poin dari Lazio di klasemen. Direktur AC Milan, Paolo Maldini, menilai tim masih berada di jalur yang benar untuk lolos ke kasta tertinggi di kompetisi Eropa. “Tim ini sejalan dengan misi yang dituju,” ujar Maldini seperti dilansir Football Italia, Jumat (25/1/2019).
Milan berambisi membalas kekalahan di pertemuan pertama musim ini di markas Napoli. Di laga itu Milan sempat unggul 2-0 lewat gol Giacomo Bonaventura dan Davide Calabria sebelum akhirnya Napoli mengejar lewat tiga gol via Piotr Zielinski (dua gol) dan Dries Mertens. Kehadiran Krzysztof Piatek yang telah mengoleksi 19 gol bersama Genoa tentu diharapkan menjadi suntikan ketajaman tersendiri bagi Milan. Maklum, Higuain sebelumnya hanya mampu mengemas delapan gol dari 22 laga. “Saya terlahir siap dan saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membantu AC Milan kembali ke Liga Champions,” ujar Piatek.
Sementara itu, Napoli masih terbayang memori yang tak mengenakkan saat kembali ke San Siro. Saat bertanding melawan Inter Milan di stadion sama, bek mereka, Kalidou Koulibaly, mendapat perlakukan rasis dari fans Inter. Sejumlah fans mereka pun mendapat kekerasan dari suporter Nerazzurri. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, berharap kejadian pada 26 Desember 2018 itu tak terulang lagi. “Saya sendiri senang bisa kembali ke Milan, tempat saya menimba banyak pengalaman,” ujar Ancelotti yang pernah membesut Rossoneri medio 2001-2009.
Napoli kemungkinan belum dapat memainkan Marek Hamsik yang baru pulih dari cedera. Namun itu tampaknya bukan masalah besar karena Napoli mampu memenangi tiga laga terakhir tanpa sang kapten. Hal yang mengganggu justru isu hijrahnya Allan ke Paris Saint Germain bulan ini. Sinyal itu diperkuat setelah Ancelotti tak membawa sang pemain dalam lawatan ke Milan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Menteri PU Targetkan 66 Sekolah Rakyat Dapat Diresmikan Prabowo Juli 2025
Advertisement

Jembatan Kaca Seruni Point Perkuat Daya Tarik Wisata di Kawasan Bromo
Advertisement
Berita Populer
- Petugas BPBD Bantul Evakuasi Pekerja yang Tersengat Listrik di Banguntapan
- Belasan Peserta Seleksi PPPK Tahap II di Sleman Gugur Tanpa Lalui Seleksi Kompetensi
- Pria Paruh Baya Tersengat Listrik Saat Tengah Bekerja di Banguntapan Bantul
- Pembangunan Jalan Alternatif Sleman-Gunungkidul Segmen B Segera Dimulai, Pagu Rp73 Miliar
- Luncurkan SPPG di Tridadi Sleman, Menko Muhaimin Ungkap Efek Berantai Bagi Masyarakat
Advertisement