Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Sevilla lawan Barcelona di Copa del Rey/Reuters-Marcelo del Pozo
Harianjogja.com, JOGJA - Barcelona melewati jalan sulit dalam upaya mempertahankan gelar Copa del Rey. Blaugrana ini nyaris terganjal isu pemakaian pemain ilegal pada babak perdelapan besar. Kini, Lionel Messi cs. dalam kesulitan besar dan terancam tersingkir sebelum sampai ke semifinal.
Raksasa Catalan harus membalikkan kekalahan 0-2 ketika bertemu Sevilla pada leg kedua babak 16 besar di Camp Nou, Barcelona, Kamis (31/1/2019) pukul 03.30 WIB. Kekalahan 0-2 di markas Sevilla pada leg pertama lalu memaksa Barca harus menang dengan keunggulan tiga gol jika ingin terus melaju ke perempatfinal.
Megabintang Barcelona, Lionel Messi, sangat sadar misi membalikkan kekalahan melawan Sevilla tidak segampang membalikkan telapak tangan. Dia berharap Barca mendapat dukungan dari fans setia mereka secara langsung dalam bentrok di stadion yang berkapasitas hampir 100.000 penonton tersebut.
"Akan berat membalikkan kekalahan 0-2 melawan tim sehebat Sevilla. Kami butuh fans kami. Mereka [Sevilla] memiliki para pemain bagus dan mereka sangat bagus dalam serangan balik," ungkap Messi, seperti dilansir Marca.com, Selasa (29/1/2019).
Messi bakal memimpin rekan-rekan setimnya di Camp Nou setelah pada leg pertama lalu dirinya diistirahatkan. Barca membutuhkan pemain berjuluk Messiah tersebut untuk menyelamatkan mereka dari ancaman terdepak secara prematur di turnamen yang beralias Piala Raja ini.
Meski sulit, target membalikkan kekalahan 0-2 di Camp Nou bukan misi yang mustahil. Barca pernah membuktikannya sekitar 53 tahun silam. Saat itu Barca kalah 0-2 dari Mallorca pada leg pertama babak 16 besar di turnamen Copa del Generalisimo 1965/1966. Barca akhirnya lolos ke babak berikutnya karena sukses revans dengan melumat Mallorca 5-1 pada leg kedua di Camp Nou.
Barca beberapa kali mampu membalikkan keadaan setelah menelan hasil mengecewakan pada leg pertama Copa del Rey. Di antaranya melawan Real Madrid pada semifinal 2012/2013. Saat itu, Blaugrana ditahan 1-1 di markas Madrid. Namun, Lionel Messi cs. menghajar musuh abadi mereka dengan skor 3-1 pada leg kedua di Camp Nou.
Sementara Sevilla tidak akan bertindak bodoh dengan melepas tiket perempat final Copa del Rey yang nyaris berada dalam genggaman mereka. Tim polesan Pablo Machin ini menebar teror sebelum berkunjung ke Camp Nou dengan membantai Levante 5-0 pada lanjutan Liga Primera, akhir pekan lalu.
Empat pemain top Sevilla, Wissam Ben Yedder, Andre Silva, Franco Vazquez, dan Quincy Promes masing-masing menyokong satu gol untuk tim asal Andalusia ini. Sedangkan satu gol lainnya terjadi karena bunuh diri pemain Levante, Pablo Sarabia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Pemadaman listrik Gunungkidul 30 Mei 2026 terjadi pukul 10.00–13.00 WIB. Cek wilayah terdampak dan jadwal lengkap PLN.
Timnas U19 Indonesia rilis 23 pemain untuk Piala AFF 2026 di Sumut. Simak daftar lengkap dan jadwal pertandingan Grup A.
Rangkuman Top 10 News Jogja hari ini: HUT Jogja, SIM scan wajah, BBM aman, wisata, hingga Piala Dunia 2026.
Bus KSPN Jogja 2026 ke pantai selatan mulai Rp12 ribu. Cek jadwal lengkap dari Malioboro ke Parangtritis dan Drini.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 lengkap. Ada layanan malam Simeru di Sleman City Hall, cek lokasi dan syaratnya.