Advertisement
Bayi Bernama Griezmann Mbappe Diminta Ganti Nama
Kylian Mbappe - Reuters/Pilar Olivares
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Prancis melarang penggunaan nama Griezmann Mbappe bagi bayi yang lahir di Brive-la-Gaillarde, daerah barat daya Prancis.
Dilansir The Guardian, Senin (18/3/2019), otoritas setempat mempermasalahkan niat sepasang suami istri yang ingin menamai bayinya dengan nama duet penyerang Timnas Prancis tersebut dengan alasan tidak sesuai dengan hak anak atau melanggar hak-hak pihak ketiga untuk melindungi nama keluarga. Kasus ini telah diajukan ke pengadilan dan dipastikan sang anak tidak akan mendapat nama yang merupakan perpaduan penyerang Atletico Madrid dan Paris Saint-Germain tersebut.
Advertisement
Setelah sempat menyandang nama Griezmann Mbappe selama lima bulan, kini bayi tersebut memiliki nama baru yakni Dany Noe. Sebagai informasi, keluarga di Prancis harus memilih nama dari daftar yang disetujui hingga medio 1993.
Setelah periode itu warga bebas memberi nama bagi sang buah hati. Namun pemerintah daerah masih dapat mengintervensi pemilihan nama kepada pengadilan jika dianggap dapat merusak anak.
Pada Piala Dunia 2018 Griezmann dan Mbappe menjadi dua pemain Les Bleus yang menjadi pencetak gol terbanyak. Dua penyerang Tim Ayam Jantan tersebut masing-masing mencetak empat gol yang turut mengantarkan Perancis menjadi juara dunia untuk kali kedua. Kasus penamaan bayi di Prancis juga sempat menjadi polemik ketika pemerintah kota Dijon mencegah orang tua yang ingin memberi nama 'Jihad' pada sang anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mulai Terjadi Selasa Esok
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







