Dua Wakil Indonesia Lolos, Drama Warnai Kualifikasi Malaysia Masters
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Bambang Susanto/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto mengharapkan mundurnya Vladimir Vujovic dari kursi pelatih dan Effendi Syahputra dari jabatan manajer tidak memengaruhi tim menjelang laga pekan keempat Liga 2 2019 menjamu PSBS Biak.
Laskar Mataram butuh poin penuh untuk menjaga kans melaju ke delapan besar dan promosi ke Liga 1.
PSIM saat ini berada di zona degradasi, di peringkat kesembilan dari sebelas tim di klasemen sementara Grup Timur. Cristian Gonzales CS mengoleksi tiga angka dari tiga pertandingan. PSIM terpaut empat angka dari Martapura FC, penghuni peringkat keempat, batas terakhir tim yang lolos ke perempat final. Jika gagal menang atas PSBS yang kini berada di peringkat kesepuluh, mimpi Laskar Mataram untuk bermain di Liga 1 musim depan bisa berantakan.
“Saya berharap [mundurnya Vlado dan Effendi] adahikmah nya. Saya berharap ke depan semua mempunyai satu visi dan misi, yaitu membuat PSIM menjadi klub kebanggaan kita. Kritiklah kami dengan cara yang baik dan membangun,” Bambang.
Bambang enggan mengungkapkan siapa yang akan mengisi jabatan manajer selepas kepergian Effendi.
Mantan manajer Bogor FC David HP Hatahuruk yang kini menjadi Manajer Operasional PSIM belum tentu naik jabatan
“Sedang dipikirkan yang terbaik,” ucap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.