Kemenhub Pantau Dampak Insiden Riyadh terhadap Penerbangan RI
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
Bayern Munchen/Antara/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Bayern Munchen akan mengenakan jersey khusus edisi Oktoberfest saat menjamu VfL Bochum pada laga pekan kelima Bundesliga Jerman di Allianz Arena, Sabtu (18/92021).
Dikutip dari laman resmi Bayern, Jumat, jersey tersebut diluncurkan untuk mengekspresikan kelekatan klub terhadap tradisi warga Bavarian yang cukup identik dalam merayakan Oktoberfest.
Oktoberfest merupakan festival yang berlangsung sekira dua pekan sejak paruh akhir bulan September hingga Minggu pertama bulan Oktober yang biasanya dibuka dengan membuka tong bir dengan seruan "O\'zapft is!".
Namun, untuk dua tahun beruntun festival Oktoberfest di Muenchen kembali tidak digelar karena terhalang pandemi Covid-19.
Jersey tersebut berwarna dasar hijau gelap berbalutkan aksen emas, termasuk untuk emblem khusus Bayern dihiasi sulaman khas Bavaria.
Selain itu, bunga edelweiss Alpine, yang identik dengan Oktoberfest, juga akan tersulam di kerah jersey.
Bayern saat ini menempati peringkat kedua klasemen Liga Jerman dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, tertinggal dua poin dari VfL Wolfsburg yang sejauh ini memiliki catatan sapu bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.