Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Bayern Munchen/Antara/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Bayern Munchen akan mengenakan jersey khusus edisi Oktoberfest saat menjamu VfL Bochum pada laga pekan kelima Bundesliga Jerman di Allianz Arena, Sabtu (18/92021).
Dikutip dari laman resmi Bayern, Jumat, jersey tersebut diluncurkan untuk mengekspresikan kelekatan klub terhadap tradisi warga Bavarian yang cukup identik dalam merayakan Oktoberfest.
Oktoberfest merupakan festival yang berlangsung sekira dua pekan sejak paruh akhir bulan September hingga Minggu pertama bulan Oktober yang biasanya dibuka dengan membuka tong bir dengan seruan "O\'zapft is!".
Namun, untuk dua tahun beruntun festival Oktoberfest di Muenchen kembali tidak digelar karena terhalang pandemi Covid-19.
Jersey tersebut berwarna dasar hijau gelap berbalutkan aksen emas, termasuk untuk emblem khusus Bayern dihiasi sulaman khas Bavaria.
Selain itu, bunga edelweiss Alpine, yang identik dengan Oktoberfest, juga akan tersulam di kerah jersey.
Bayern saat ini menempati peringkat kedua klasemen Liga Jerman dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, tertinggal dua poin dari VfL Wolfsburg yang sejauh ini memiliki catatan sapu bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat di Jeddah, Mekkah dan Taif. Warga diminta berlindung dan mengikuti arahan resmi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.