Advertisement

Jumlah Atlet DKI Positif Covid-19 di PON Papua Bertambah Jadi 5 Orang

Rahmad Fauzan
Selasa, 05 Oktober 2021 - 17:47 WIB
Budi Cahyana
Jumlah Atlet DKI Positif Covid-19 di PON Papua Bertambah Jadi 5 Orang Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah atlet DKI Jakarta yang positif Covid-19 di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bertambah menjadi lima orang dari empat cabang olahraga (cabor).

Koordinator Dokter Kontingan DKI Jakarta Junaidi mengatakan atlet yang terjangkit Covid-19 berasal dari cabor sepatu roda dan softball di Jayapura, serta basket dan judo di Timika.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA: Anak Disabilitas di Sleman Disiksa & Diborgol di Depan Tiang Tiap Malam

"Dinas Kesehatan Papua masih bingung dari mana mereka terpaparnya. Mereka sudah lama di sana, jadi tidak mungkin dari Jakarta. Kami takut ada varian baru yang terpapar di Papua," ujarnya kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Dia menjelaskan CT value para atlet DKI yang terpapar Covid-19 tersebut rendah.

Berdasarkan hal tersebut, sambungnya, Dinas Kesehatan Papua mencurigai adanya paparan varian baru.

Saat ini, atlet PON DKI Jakarta yang terjangkit Covid-19 diisolasi mandiri di rumah sakit swasta di Jayapura. Sementara, atlet yang berlokasi di Timika diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Timika.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3 kontingen DKI Jakarta yang ikut serta dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua terpapar Covid-19. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI, Selasa (5/10/2021).

"Iya ada 3 kontingen. Sudah selesai pertandingan. Jadi, enggak boleh pulang. Disuruh istirahat," ujar Jamhuron kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Atlet yang terpapar tersebut saat ini masih berada di Papua dan belum diperkenankan untuk kembali ke Ibu Kota. Mereka diisolasi di salah satu rumah sakit di Papua.

Adapun, atlet yang terpapar tersebut di antaranya berasal dari cabang olahraga sepatu roda dan judo. Dia menerangkan ketiga atlet yang terpapar tidak menunjukkan gejala.

"Kami tiap empat hari sekali tracing terus dari DKI. Rutin selama sekian hari," ucap dia.

Kendati demikian, Jamhuron memastikan hal tersebut tidak akan memengaruhi pertandingan yang dijalankan oleh atlet PON DKI Jakarta.

Sebagai informasi, DKI Jakarta menempati peringkat pertama dalam ajang PON XX di Papua. Sampai dengan Senin (4/10/2021), kontingen DKI berhasil mendulang total 95 medali yang terdiri atas 38 emas, 25 perak, dan 32 perunggu.

Di peringkat kedua, bertengger tuan rumah Papua dengan peraihan sebanyak 80 medali yang terdiri atas, 32 emas, 15 perak, dan 33 perunggu. Sementara di bawahnya, ada Jawa Barat dengan total perolehan sebanyak 93 medali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Minta Seluruh Kader Kecamatan Menangkan Prabowo, Sekjen Gerindra Klaim Demi Selamatkan Rakyat

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Sungai Ini Punya Air Super Jernih, Hingga Perahu yang Melintas Seperti Melayang di Udara

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement