Polisi Toronto Bongkar Sindikat Merchandise Sepak Bola Senilai Rp45 M
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
Kerja sama PSS Sleman dengan Viral Blast / Instagram : @PSSleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Manajemen PSS Sleman mengakui jika pihaknya telah diperiksa terkait dengan penyidikan kasus penipuan investasi melalui aplikasi robot trading Viral Blast Global.
Sejauh ini manajemen skuat Super Elang Jawa diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dalam kapasitas sebagai saksi.
“Iya, benar kami sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Untuk lebih tepatnya, bagian marketing yang dimintai keterangan,” terang Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Andy Wardhana Putra, kepada Harianjogja.com, Sabtu (16/4/2022).
Meski demikian, Andy mengaku sampai saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan Bareskrim Polri. Termasuk mengenai kemungkinan pengembalian dana yang telah dikucurkan Viral Blast Global ke PSS Sleman pada kompetisi Liga 1 2020/2021.
“Belum ada pembicaraan ke arah tersebut. Dan soal itu [ kemungkinan pengembalian dana], nanti kita lihat perkembangannya,” jelas Andy.
Begitu juga saat disinggung mengenai besaran dana yang telah dikucurkan oleh Viral Blast Global ke PSS Sleman sebagai sponsor, Andy enggan mengungkapkan lebih rinci. “Soal itu, nanti saya cek di bagian marketing kemarin berapa,”papar Andy.
Sebelumnya, Kasubdit III Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol. Robertus Yohanses De Deo Tresna Eka Trimana menyebutkan, tiga klub sepak bola yang telah diminta keterangan tersebut ialah Persija Jakarta, PSS Sleman dan Madura United.
“Yang sudah dimintai keterangan dari Persija, PSS dan Madura United,” kata Robertus.
Ia menyebutkan, pemeriksaan terhadap ketiga agen klub sepak bola tersebut sama-sama terkait sponsorhip PT Trust Global Karya yang mengelola aplikasi robot trading Viral Blast Global, yang diduga berasal dari kejahatan investasi bodong.
Materi pemeriksaan semua terkait sponsorship Viral Blast kepada masing-masing klub. Yang dimintai keterangan dari agen masing-masing klub," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
Presiden Prabowo cek dapur MBG di Palmerah. Pastikan kualitas, kebersihan, dan distribusi makanan bergizi berjalan optimal.
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Metode 30-30-30 viral diklaim bantu hidup sehat, tapi belum terbukti efektif turunkan berat badan menurut ahli.
BEM UGM resmi berubah jadi SEMA UGM, hapus Pemilwa dan dorong sistem meritokrasi dalam gerakan mahasiswa.