Primbon Sebut Hari Ini Tidak Baik untuk Sabtu Pon dan Sabtu Pahing
Selasa Kliwon 2 Juni 2026 disebut hari naas bagi weton Sabtu Pahing dan Sabtu Pon. Simak makna hari naas dalam Primbon Jawa dan anjuran untuk tetap waspada.
Achmad Jufriyanto - Persib
Harianjogja.com, BANDUNG — Persib Bandung dan Achmad Jufriyanto mencapai kata sepakat untuk melanjutkan kerja sama.
Persib menyodorkan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun dan sudah ditandatangani bek asal Tangerang tersebut.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mengatakan, peran Jufriyanto bersama Pangeran Biru sejauh ini cukup vital. Pemain bernomor punggung 16 tersebut juga menjadi satu di antara empat kapten tim PERSIB musim lalu.
"Kami sepakat menjalin kerjasama dua tahun ke depan. Tim masih membutuhkan perannya di dalam dan luar lapangan," kata Teddy, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (23/4/2022).
Ia menjelaskan, sosok yang ikut membawa Persib menjuarai Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut masih dibutuhkan tim sebagai penyeimbang di tim.
"Jufriyanto masih sangat dibutuhkan. Ia bisa menjadi penyeimbamg tim antara pemain muda dan senior, juga pembimbing bagi junior-juniornya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selasa Kliwon 2 Juni 2026 disebut hari naas bagi weton Sabtu Pahing dan Sabtu Pon. Simak makna hari naas dalam Primbon Jawa dan anjuran untuk tetap waspada.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 2 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 2 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Pemkab Bantul memperkuat peran relawan untuk tangani sosial, kemiskinan, dan bencana lewat pelatihan dan sinergi lintas sektor.
Keberadaan arsip menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan dalam proses penanganan bencana.