SIM Keliling Bantul: Hari Ini Ada di Satpas
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pelatih fisik PSS, Asep Ardiansyah - PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN – PSS Sleman telah melakukan latihan tahap pertama selama lima hari terakhir. Pada latihan tahap pertama kali ini, PSS lebih fokus kekompakan tim dengan membangun relasi baik di lapangan maupun diluar lapangan.
“Sampai dengan hari ini kita sudah melakukan lima kali sesi latihan. Memang tujuan kita untuk adaptasi, kebetulan pemain kita ada dari Sabang sampai Merauke,” kata pelatih fisik PSS, Asep Ardiansyah, Sabtu (14/5/2022).
"Ini waktunya para pelatih dan pemain untuk saling mengenal dan memahami karakter satu sama lain," lanjutnya.
Selain membangun kekompakan tim, latihan perdana ini juga memantau perkembangan fisik serta kebugaran pemain. Pasalnya, fisik pemain menurun faktor libur usai menyelesaikan Liga 1 musim lalu.
“Kita juga sambil memantau sejauh mana kualitas fisik dan teknik teman-teman pemain. Secara fisik jelas ada penurunan, untuk mengetahui data mereka kita ada tes fisik," ungkapnya.
"Harapannya semoga walaupun ada penurunan kondisi fisik itu tidak terlalu jauh dan hasilnya tetap baik,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Xiaomi menghentikan dukungan sejumlah HP dalam daftar EOL. Cek Xiaomi 12 Lite dan Redmi yang tak lagi mendapat update rutin
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Kazakhstan di laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan target menembus enam besar.
Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor terjaring OTT KPK ke-19 pada 2026. KPK masih memeriksa pihak yang ditangkap.