Rumah Singgah: Film Tentang Kanker yang Justru Ajak Penonton Tersenyum
Film Rumah Singgah angkat kisah persahabatan dan perjuangan melawan kanker. Dibintangi Adhisty Zara dan Devano, tayang 27 Agustus 2026.
AFC
Harianjogja.com, JOGJA — Federasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan satu dari empat negara yang masuk kandidat tuan rumah Piala Asia 2023, adalah Indonesia.
Adapun negara lain yang masuk kandidat tuan rumah Piala Asia 2023 adalah Australia, Korea Selatan, dan Qatar.
“Sesuai dengan proses lelang, Peraturan Lelang didistribusikan ke MA (member asosiasi) pada 17 Juni 2022, dan batas waktu MA Lelang untuk menyerahkan dokumen Penawaran ditetapkan pada 31 Agustus 2022,” tulis pernyataan AFC, Senin (18/7/2022).
“Setelah itu, evaluasi keseluruhan dari penawaran akan dilakukan oleh Administrasi AFC sebelum pemilihan dan pengumuman tuan rumah kompetisi 24 tim itu oleh Komite Eksekutif AFC pada 17 Oktober 2022,” lanjut pernyataan AFC.
AFC sendiri telah mengundur batas akhir pengumpulan syarat-syarat pengajuan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 selama dua pekan. Awalnya, batas akhir pengumpulan syarat pengajuan diri sebagai tuan rumah adalah 30 Juni 2022, maka diundur menjadi 15 Juli mendatang.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan PSSI telah bergerak cepat memenuhi persyaratan-persyaratan dari AFC.
"Semua persyaratan yang diminta oleh AFC segera kita siapkan dan akan kita kirimkan secepat mungkin," ucap Mochamad Iriawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Rumah Singgah angkat kisah persahabatan dan perjuangan melawan kanker. Dibintangi Adhisty Zara dan Devano, tayang 27 Agustus 2026.
OJK meminta perbankan di Cirebon Raya memperbesar penyaluran kredit ke sektor produktif guna mendorong UMKM, investasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Kelurahan Sosromenduran melatih warga Kampung Jogonegaran membuat shibori sebagai bekal keterampilan dan peluang usaha rumahan berbasis ekonomi kreatif.
Panen raya Juli di Kulonprogo diproyeksikan mencapai 3.125 hektare dengan potensi produksi gabah lebih dari 20.600 ton.
DKP Bantul memperkirakan produksi ikan tangkap 2026 belum mencapai target karena nelayan lebih memilih menangkap benih bening lobster (BBL).
Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet pada Senin sore untuk mengevaluasi program pemerintah dan mempercepat program prioritas.