Belgia Tertahan, Iran Puncaki Klasemen Grup G
Belgia ditahan Iran tanpa gol di Grup G Piala Dunia 2026, klasemen makin ketat jelang laga penentuan.
AFC
Harianjogja.com, JOGJA — Federasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan satu dari empat negara yang masuk kandidat tuan rumah Piala Asia 2023, adalah Indonesia.
Adapun negara lain yang masuk kandidat tuan rumah Piala Asia 2023 adalah Australia, Korea Selatan, dan Qatar.
“Sesuai dengan proses lelang, Peraturan Lelang didistribusikan ke MA (member asosiasi) pada 17 Juni 2022, dan batas waktu MA Lelang untuk menyerahkan dokumen Penawaran ditetapkan pada 31 Agustus 2022,” tulis pernyataan AFC, Senin (18/7/2022).
“Setelah itu, evaluasi keseluruhan dari penawaran akan dilakukan oleh Administrasi AFC sebelum pemilihan dan pengumuman tuan rumah kompetisi 24 tim itu oleh Komite Eksekutif AFC pada 17 Oktober 2022,” lanjut pernyataan AFC.
AFC sendiri telah mengundur batas akhir pengumpulan syarat-syarat pengajuan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 selama dua pekan. Awalnya, batas akhir pengumpulan syarat pengajuan diri sebagai tuan rumah adalah 30 Juni 2022, maka diundur menjadi 15 Juli mendatang.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan PSSI telah bergerak cepat memenuhi persyaratan-persyaratan dari AFC.
"Semua persyaratan yang diminta oleh AFC segera kita siapkan dan akan kita kirimkan secepat mungkin," ucap Mochamad Iriawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belgia ditahan Iran tanpa gol di Grup G Piala Dunia 2026, klasemen makin ketat jelang laga penentuan.
Rumor kerja sama Apple dan Intel untuk produksi chip di AS memicu lonjakan saham Intel hingga 10 persen.
Ferrari Luce EV menuai kontroversi global namun laris di Thailand meski desainnya dikritik keras.
Beiranvand tampil heroik saat Iran tahan Belgia di Piala Dunia 2026, catat tujuh penyelamatan dan rekor lemparan terjauh dunia.
Psikolog ungkap 10 tanda ketidakmatangan emosional, mulai dari mudah marah hingga sulit mengakui kesalahan.
Pendekatan dalam menanamkan nilai-nilai ideologi bangsa kepada generasi muda memerlukan terobosan baru