Meta Siapkan Arena, Aplikasi Prediksi Berbasis AI
Meta dikabarkan mengembangkan Arena, aplikasi prediksi berbasis AI yang dipersiapkan untuk menantang dominasi Polymarket dan Kalshi di pasar global.
Liga 2 2021/2022
Harianjogja.com,TANGERANG — Dewa United FC secara resmi melepas salah satu pemainnya pada bursa transfer kali ini. Pemain tersebut adalah Herry Susilo yang dilepas dengan status pinjaman ke klub Liga 2, Kalteng Putra.
CEO Dewa United FC, Ardian Satya Negara menyebut bila keputusan meminjamkan Herry Susilo lantaran ingin memberikan menit bermain untuk sang pemain.
"Herry Susilo resmi kami pinjamkan ke Kalteng Putra selama kiprah mereka di kompetisi Liga 2 tahun ini," kata Ardian, dikutip dari laman resmi klub, Minggu (31/7/2022).
"Keputusan ini diambil setelah adanya pertimbangan dari tim pelatih menyusul tawaran dari Kalteng Putra. Di sisi lain, Herry juga bersedia untuk dipinjamkan demi menit bermain yang lebih banyak," sambungnya.
Herry Susilo bergabung dengan Dewa United FC pada tahun lalu ketika tim ini masih berkiprah di Liga 2.
Herry Susilo pun sukses menjadi bagian dari skuad yang membawa Dewa United FC promosi ke Liga 1 musim ini.
Kalteng Putra sendiri bukan klub yang asing untuk Herry Susilo. Sebelumnya ia juga pernah bermain di tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut pada tahun 2018 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta dikabarkan mengembangkan Arena, aplikasi prediksi berbasis AI yang dipersiapkan untuk menantang dominasi Polymarket dan Kalshi di pasar global.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo melaporkan situasi kamtibmas nasional dan kesiapan peringatan Hari Bhayangkara 2026 kepada Presiden Prabowo.
DPRD Kota Yogyakarta mendorong regulasi khusus agar warga miskin yang masuk desil 6-10 DTSEN tetap bisa mengakses Jaminan Pendidikan Daerah.
Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Venezuela mencapai 164 orang. Basarnas menyatakan siap membantu operasi evakuasi jika diminta pemerintah.
Banyumas mengembangkan kelapa genjah untuk meningkatkan keselamatan penderes nira sekaligus mendukung produksi gula kelapa dan gula semut ekspor.
Jaksa mengungkap sejumlah nama samaran yang digunakan eks Ketua Ombudsman Hery Susanto dalam komunikasi terkait perkara dugaan suap Rp4,8 miliar.