Nyaris Paksa Rubber Game, Putri KW Terhenti di Perempat Final
Putri KW kalah dari Chen Yu Fei 13-21, 20-22 di perempat final Indonesia Open 2026. Ia sesali kegugupan di poin kritis. Simak evaluasinya.
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan / Harian Jogja- Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN — Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan optimistis jumlah suporter yang akan datang dan mendukung timnas U-16 Indonesia di Piala AFF U-16 2022, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, akan semakin meningkat.
Sebab, dirinya melihat permainan dari anak asuh Bima Sakti saat melawan Filipina yang disaksikan 1.400 penonton itu cukup lumayan.
"Jumlah segitu untuk timnas U-16 itu luar biasa. Terima kasih untuk suporter yang sudah datang. Terima kasih dukungannya. Untuk yang menyaksikan dari televisi, pasti juga ingin melihat langsung di lapangan,” kata Iriawan, Minggu (31/7/2022) malam.
Timnas U-16 Indonesia sendiri sukses menundukkan Filipina dengan skor 2-0, oleh karena itu, Iriawan menyatakan optimistis timnas U-16 Indonesia mampu mengalahkan Singapura pada pertandingan kedua grup A, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (3/8/2022) malam.
“Insyaallah menang. Dan, target biasa, juara. Insyaallah bisa, karena semua akan dilakukan perubahan,” papar Iriawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Putri KW kalah dari Chen Yu Fei 13-21, 20-22 di perempat final Indonesia Open 2026. Ia sesali kegugupan di poin kritis. Simak evaluasinya.
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Parade Kendaraan Nir Emisi Digelar, Pemkot Jogja Dorong Percepatan Transportasi Ramah Lingkungan
OJK menjatuhkan denda Rp138,94 miliar kepada 329 pelaku pasar modal hingga Mei 2026. Jumlah investor pasar modal juga naik menjadi 27,75 juta.
KPK mendalami hubungan Rita Widyasari dengan tiga korporasi tersangka kasus gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tiga lurah di Depok, Sleman terseret kasus Tanah Kas Desa. Dugaan korupsi TKD menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.