Sekolah Rakyat Temanggung Dikebut, Siswa Sementara Belajar di Wonosobo
Pemkab Temanggung optimistis persetujuan alih fungsi lahan Sekolah Rakyat Karanggedong segera terbit agar pembangunan dimulai pada Oktober 2026.
Pesepak bola Persebaya Higor Felipe Vidal (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Madura United Cleberson Martins De Souza (kanan) saat pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/8/2022)./Antara
Harianjogja.com, SURABAYA — Pelatih Persebaya, Aji Santoso meminta maaf seusai gagal mempersembahkan poin penuh bagi timnya saat menghadapi Madura United di laga pekan keempat Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (14/8/2022) malam.
"Kami sudah berusaha maksimal untuk menang di kandang, tapi dihukum gol menit akhir. Saya mohon maaf kepada suporter dan pencinta Persebaya," ujar Aji saat konferensi pers seusai pertandingan.
Pada pertandingan yang disaksikan langsung 29.000 pasang mata tersebut, Bajul Ijo ditahan imbang 2-2 oleh Madura United.
Gol-gol Persebaya dicetak Silvio Junior pada menit ke-28 dan 48, sedangkan dua gol Madura United dilesakkan Lulinha pada menit ke-7 dan Cleberson Souza pada menit 90+2.
Jalannya pertandingan, menurut Aji berjalan menarik dan pemain sudah menampilkan upaya maksimal di atas lapangan, meski hasil akhir tidak berpihak kepada tuan rumah.
Pelatih yang juga legenda hidup Persebaya itu juga mengaku tidak habis pikir bisa kecolongan menit-menit akhir sehingga tiga poin yang sudah di depan mata sirna di menit tambahan.
Terlebih, gol Madura United berasal dari servis bola mati yang selama ini menjadi “penyakit” Persebaya, bahkan sejak musim lalu.
"Saya tidak habis pikir. Selama latihan, antisipasi melalui bola mati selalu kami lakukan. Menahan tendangan bebas maupun penjuru sudah kami pelajari sebagai bahan koreksi. Tapi di lapangan terulang lagi," ucapnya.
Hasil tersebut membuat suporter kecewa dan meneriakkan yel-yel bernada sindiran, termasuk tidak semua suporter ikut bernyanyi Song for Pride seusai pertandingan.
Menurut Aji, sikap tersebut wajar karena anak asuhnya gagal memaksimalkan keunggulan dan hanya meraih satu poin dari hasil bermain di kandang sendiri.
Sementara itu, pemain Persebaya Rizky Ridho mengaku rekan-rekannya sudah berupaya maksimal, tapi hasil yang didapat tidak sesuai harapan.
"Kami tidak ingin hasil ini, tapi lagi-lagi kecolongan menit akhir dan bola mati. Kami sudah berupaya maksimal dan akan terus memberikan yang terbaik untuk Persebaya," tutur bek Timnas Indonesia tersebut.
Di klasemen sementara, Persebaya harus puas berada di posisi 11 dengan koleksi empat poin hasil sekali menang, sekali imbang dan dua kali kalah.
Raihan poin Persebaya berjarak enam angka dari Madura United yang kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin hasil tiga kali menang dan sekali imbang.
Hingga pekan keempat, Fachruddin dan kawan-kawan belum terkalahkan dan bertengger di puncak klasemen sementara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung optimistis persetujuan alih fungsi lahan Sekolah Rakyat Karanggedong segera terbit agar pembangunan dimulai pada Oktober 2026.
Seorang pemuda di Sragen hilang terseret arus saat berendam di Bengawan Solo. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga Minggu malam.
PBNU menetapkan logo resmi Muktamar Ke-35 NU karya alumni Ponpes Langitan. Logo tersebut mengandung filosofi harmoni Syuriah dan Tanfidziyah.
PWI Pusat mendesak Hotman Paris meminta maaf usai pernyataannya dinilai merendahkan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Kemendikdasmen memperkuat budaya sekolah aman, nyaman, dan inklusif melalui sejumlah program untuk mencegah kekerasan dan perundungan.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.