Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Thomas Tuchel./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA — Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku kecewa setelah dalam laga Chelsea vs Tottenham, timnya hanya bermain imbang 2-2 pada pekan kedua Liga Inggris di Stamford Bridge, London, pada Minggu (14/8/2022).
Menurut Tuchel, dominasi The Blues sepanjang pertandingan membuat timnya lebih layak meriah kemenangan.
"Saya kecewa karena saya pikir kami pantas menang dan saya pikir kedua gol tidak boleh dibiarkan. Ini sangat sulit diterima dan seharusnya wasit melihat VAR. Itu akan menjadi kemenangan besar karena penampilan kami benar-benar brilian, cara kami bermain, betapa disiplinnya kami," kata Tuchel seusai pertandingan.
Tuchel mengkritik gol kedua Tottenham yang dicetak Pierre-Emile Hojbjerg. Menurut dia, sebelum gol tercipta, telah terjadi pelanggaran terhadap Kai Havertz terlebih dulu. Selain itu, ia menilai posisi Richarlison sudah berada dalam posisi offside. Namun, wasit menganggap gol penyeimbang Tottenham itu sah.
“Saya sangat-sangat senang dengan penampilannya tetapi sayangnya kami tidak mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan hari ini. Saya minta maaf untuk mengatakan tetapi wasit memiliki peran yang menentukan hasil pertandingan hari ini, tidak ada orang lain," kata Tuchel yang tampak sangat marah dengan gol pertama Tottenham tersebut.
BACA JUGA: Manajemen Persis Solo Minta Waktu Sepekan Terkait Tuntutan Suporter Agar Jacksen Out
Pada pertandingan itu, Tottenham harus kebobolan terlebih dulu lewat gol Kalidou Koulibaly pada menit ke-19. Pierre-Emile Hojbjerg sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-68, meski Reece James kembali membuat The Blues unggul. Harry Kane menjadi penyelamat Tottenham dari kekalahan lewat golnya di penghujung laga dan memastikan timnya membawa satu poin dari Derby London tersebut.
Meski kecewa, Tuchel menilai ada peningkatan besar dalam kinerja timnya. "Kami meningkat dalam kecepatan permainan. Saya terkesan sebenarnya karena saya masih tidak tahu 100 persen di mana kami berada dan apa yang bisa kami berikan, tetapi itu benar-benar brilian dan saya mengatakan kepada tim seperti itu. Tentu saja semua orang kecewa sekarang, tetapi saya pikir semua orang merasakan betapa kuatnya kami bermain hari ini."
"Kami mendominasi selama 90 menit. Kami tajam, kami lapar akan kemenangan dan itu adalah performa terbaik. Saya minta maaf untuk semua pemain saya karena kami tidak mendapatkan hasil yang pantas kami dapatkan," ujar pelatih asal Jerman yang pernah menukangi Borussia Dortmund dan Paris Saint-German tersebut.
"Itu pertandingan dengan tensi tinggi baik di bench maupun di lapangan dan situasi yang juga memanas di antara penonton. Semua adalah tentang yang Anda inginkan dan apa yang Anda harapkan dalam pertandingan seperti ini di awal musim.Itu adalah pertandingan yang brilian dan sayangnya kami tidak mendapatkan kemenangan yang pantas kami dapatkan," ujar Thomas Tuchel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Calon penerima bansos 2027 perlu memiliki IKD aktif untuk daftar mandiri melalui Perlinsos Digital. Simak syarat dan cara aktivasi IKD.