Tiga Gol Dianulir, Kolombia Tetap Amankan Tiket Fase Gugur
Kolombia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0 dalam laga yang diwarnai tiga gol dianulir.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, MALANG — Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menilai kemenangan timnya dengan skor 4-2 atas RANS Nusantara FC pada pekan keenam di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (24/8/2022) sore, sudah sesuai dengan target.
“Target utama kami di pertandingan ini adalah tiga poin, dan itu sudah tercapai. Selamat untuk semuanya yang sudah bekerja keras setiap hari untuk hasil hari ini,” kata Almeida.
“Kami mencoba bermain bagus, kami mengontrol permainan. Hanya saja kami kehilangan satu momen, di mana kami kebobolan dua gol di pengujung babak pertama. Tapi, setelah itu kami berupaya menciptakan gol tambahan di babak kedua,” imbuhnya.
Almeida menegaskan jika timnya telah bekerja keras untuk meraih kemenangan. “Kami mendapatkan tiga poin, dan itulah yang terpenting,” tandasnya.
Adapun empat gol Arema FC pada laga ini dicetak Ilham Udin Armaiyn, Jayus Hariono, Sergio Silva, dan Abel Camara. Sedangkan dua gol RANS Nusantara FC dicetak oleh Wander Luiz dan OK John.
Atas hasil ini Arema FC menempati posisi tujuh klasemen sementara dengan sepuluh poin dari enam laga. Sedangkan RANS Nusantara FC menempati peringkat ke-17 klasemen dengan dua angka dari enam laga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolombia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0 dalam laga yang diwarnai tiga gol dianulir.
UGM dan Chile memperkuat kerja sama riset Antarktika dan perubahan iklim, sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan dan mitigasi bencana.
Polres Kulonprogo membongkar penipuan sertifikat IELTS palsu yang menyasar calon PMI ke Australia. Kerugian korban mencapai Rp40 juta.
BRIN menemukan dapur Makan Bergizi Gratis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara daerah dengan stunting dan kemiskinan tinggi justru minim fasilitas.
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Dua peserta SPPI meninggal saat mengikuti Latsarmil Kemenhan. Berikut kronologi, penyebab kematian, dan langkah evaluasi yang dilakukan.