Quartararo Pilih Honda untuk MotoGP 2027, Bukan Ducati. Kenapa?
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, MALANG — Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menilai kemenangan timnya dengan skor 4-2 atas RANS Nusantara FC pada pekan keenam di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (24/8/2022) sore, sudah sesuai dengan target.
“Target utama kami di pertandingan ini adalah tiga poin, dan itu sudah tercapai. Selamat untuk semuanya yang sudah bekerja keras setiap hari untuk hasil hari ini,” kata Almeida.
“Kami mencoba bermain bagus, kami mengontrol permainan. Hanya saja kami kehilangan satu momen, di mana kami kebobolan dua gol di pengujung babak pertama. Tapi, setelah itu kami berupaya menciptakan gol tambahan di babak kedua,” imbuhnya.
Almeida menegaskan jika timnya telah bekerja keras untuk meraih kemenangan. “Kami mendapatkan tiga poin, dan itulah yang terpenting,” tandasnya.
Adapun empat gol Arema FC pada laga ini dicetak Ilham Udin Armaiyn, Jayus Hariono, Sergio Silva, dan Abel Camara. Sedangkan dua gol RANS Nusantara FC dicetak oleh Wander Luiz dan OK John.
Atas hasil ini Arema FC menempati posisi tujuh klasemen sementara dengan sepuluh poin dari enam laga. Sedangkan RANS Nusantara FC menempati peringkat ke-17 klasemen dengan dua angka dari enam laga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Koalisi buruh menyoroti draf RUU Pelindungan Ketenagakerjaan terkait upah, pekerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.