Jepang Punya 107.677 Warga Berusia 100 Tahun, Cetak Rekor Baru
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Aksi Timnas Indonesia U-18 Putri saat melawan India / Perbasi
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketegangan pemain dan ofisial Timnas U-18 Putri saat melawan India di Sree Kanteerava Indoor Stadium, Jumat sore (9/9), langsung cair setelah tembakan tiga angka Vanissa Renata Siregar masuk.
Donasi tiga poin ketika pertandingan menyisakan empat detik itu memastikan Indonesia bertahan di Divisi A pada FIBA U-18 Women’s Asian Championship edisi selanjutnya.
Sebab, dengan tiga angka itu membuat Pasukan Merah Putih mengunci kemenangan di laga pamungkas melawan tuan rumah dengan skor 45-48. Sebelum tambahan tiga angka itu, kedudukan sama kuat 45-45.
Vanissa yang sukses melesatkan bola dengan tiga poin itu langsung melompat merangkul Coach Andre Yuwadi di pinggir lapangan. Pemain lainnya langsung menghampiri kemudian saling berangkulan di pinggir lapangan.
Begitulah cara mereka meluapkan kegembiraan usai amankan kemenangan krusial bagi masa depan tim. Kemenangan kali pertama di ajang ini dan menentukan langkah selanjutnya.
Selain menjadi penentu jalannya pertandingan, Vanissa juga menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Indonesia dengan 14 points dan 4 rebounds. Kemudian dari India ada Kareenvar Kaur menjadi pencetak poin terbanyak dengan 15 angka dan 5 rebounds serta 1 assist.
Pelatih Timnas U-18 Putri Andre Yuwadi mengatakan, kunci sukses di pertandingan ini adalah pemain mau bermain tenang. Mereka enjoy bermain, tidak beban, dan fokus pada pertandingan sampai akhir.
"Di dalam game saya terus mengingatkan pemain untuk bertahan dan tenang. Setelah menang ya saya bersyukur dan memberikan kredit untuk seluruh tim karena misi kita sudah accomplished," terang Coach Andre, dikutip dari laman resmi Perbasi, Sabtu (10/9/2022).
Andre mendedikasikan Kemenangan krusial dari India ini untuk basket Indonesia. Terutama untuk basket putri. Dia berharap dua tahun mendatang, Indonesia bisa lebih siap dan terus berada di level A.
Lanjutnya, usai kejuaraan ini pemain dikembalikan ke daerah masing-masing. Untuk rencana ke depan, diserahkan sepenuhnya kepada PP Perbasi.
"Pelajaran yang bisa diambil dari ajang ini adalah kita harus mempersiapkan diri baik skill, fisik, dan visi bermain. Sering bermain dan bertanding dengan tim-tim yang bagus sehingga kita semua terbiasa," ujar arsitek yang pernah melatih Evos Thunder.
Sebagai penanggung jawab Timnas U-18 Putri, Jamin Mattotoran mengaku lega. Bahwa Timnas U-18 Putri sudah sukses memenuhi target PP Perbasi. Sekalipun, di lapangan para pemain dan ofisial tim butuh perjuangan ekstra.
"Saya salut dengan tekad dan mental tanding anak-anak. Mereka tidak kenal kata menyerah. Mereka terus berjuang hingga akhirnya mendapatkan kemenangan penting melawan India. Kemenangan yang menentukan masa depan Timnas U-18 ke depan, tetap di Divisi A. Terima kasih kepada pemain, ofisial, dan manajemen tim," terang Jamin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.