Advertisement

PSSI Pastikan Bau Sampah yang Tercium di Stadion GBT Telah Diatasi

Jumali
Kamis, 22 September 2022 - 15:07 WIB
Jumali
PSSI Pastikan Bau Sampah yang Tercium di Stadion GBT Telah Diatasi Gelora Bung Tomo. - Youtube

Advertisement

Harianjogja.com, BANDUNG -- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan keluhan tim Vietnam mengenai bau sampah yang tercium sampai kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kota Surabaya, Jawa Timur, sudah diatasi.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang berdekatan dengan Stadion GBT sudah ditutup plastik membran sehingga baunya sudah tidak tercium seperti yang dikeluhkan Vietnam.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Saya ingin memastikan sekali Pemerintah Kota Surabaya menangani ini, dan Wali Kota Surabaya menjamin kepada saya," kata Iriawan dikutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).

Menurut dia, PSSI telah meminta FIFA menginspeksi langsung Stadion GBT karena stadion itu menjadi unsur penting dalam persepakbolaan nasional.

"Tidak ada kegiatan hari ini sehingga kemarin FIFA ada di sana tidak ada bau," kata dia.

Dia ingin stadion itu tetap menjadi tempat ajang sepakbola internasional karena selain menjadi kota pahlawan, animo masyarakat Surabaya terhadap sepakbola sangatlah tinggi.

"Kemarin FIFA bertemu dengan saya, hampir tiga jam diskusi, ada beberapa kota yang perlu diatensi oleh FIFA, kota-kota itu pendiri PSSI, ada Surabaya, ada solo, Bandung, Jakarta," kata Iriawan.

Sebelumnya pelatih tim nasional Vietnam U-20 Dinh The Nam mengeluhkan aroma sampah di Stadion GBT yang sampai tercium saat Vietnam melakoni pertandingan melawan Hong Kong karena Gelora Bung Tomo berdekatan dengan TPA Benowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Simak! Cara Daftar KIP Kuliah 2023

News
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Traveloka Dorong Digitalisasi Pariwisata di DIY

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement