WeatherNext 3 Meluncur, AI Google Bikin Prediksi Cuaca Lebih Detail
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Pemain PSIM Jogja Arif Satya Yudha Alkanza melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persekat, pada pekan kelima Liga 2 2022/2023 di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (23/9/2022) / PSIM Jogja
Harianjogja.com, BANTUL -- PSIM Jogja akhirnya meraih kemenangan perdana setelah pada laga pekan kelima Grup Tengah Liga 2 2022/2023 menang 3-1 atas Persekat Tegal di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/9/2022) sore.
Tiga gol PSIM Jogja dicetak melalui dua tendangan bebas dari Arif Satya Yudha Alkanza di menit ke-21 dan Aditya Putra Dewa menit ke-29, serta satu sepakan Savio Seva di menit ke-85. Sedangkan sebiji gol Persekat dicetak oleh Yoga Pratama di menit ke-49.
Atas tambahan tiga poin, PSIM Jogja sementara lepas dari zona merah klasemen sementara. PSIM langsung meringsek ke posisi keempat klasemen sementara dengan 6 poin.
Persekat langsung menekan. Peluang pertama didapatkan oleh Soni Setiawan. Beruntung tendangan dari luar kotak penalti yang dilesakkan masih melebar dari gawang PSIM Jogja.
Masuk menit ke-5, PSIM mulai menguasai permainan. Beberapa kali peluang didapatkan oleh Aditya Putra Dewa dan kawan-kawan. Peluang pertama didapatkan oleh Cristian Gonzales namun masih melebar dari gawang Persekat. Begitu juga dengan tendangan bebas dari Aditya Putra Dewa yang masih mudah ditangkap oleh kiper Persekat.
Menit ke-21, PSIM baru mengubah kedudukan unggul 1-0 melalui tendagan bebas dari Arif Satya Yudha Alkanza. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Sony Setiawan terhadap Andre Agustiar, Yudha yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menempatkan bola di sisi kanan gawang Persekat. 1-0 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Tertinggal donasi 1 gol, Persekat mencoba menekan. Menit ke-23, Persekat mendapatkan peluang melalui Agung Supriyanto. Beruntung tendangan dari Agung masih melebar dari gawang PSIM Jogja.
Menit ke-29, PSIM Jogja menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui Aditya Putra Dewa. Berawal dari Yudha Alkanza yang dijatuhkan di luar kotak penalti, Aditya Putra Dewa yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menempatkan bola di pojok kiri gawang Persekat. Skor 2-0 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Unggul 2-0, tidak membuat PSIM mengendurkan serangan. PSIM terus tampil menekan. Sebaliknya, keasyikan menyerang, Persekat hampir saja memperkecil ketertinggalan. Beruntung tendangan dari Yoga Pratama berhasil dihalau oleh Obet. Skor 2-0 sendiri bertahan hingga dua menit tambahan waktu babak pertama selesai.
Masuk babak kedua, PSIM langsung tampil menekan. Peluang pertama didapatkan oleh Ricky Ohorela, di menit ke-46, namun masih melebar dari gawang Persekat. Begitu juga tendangan dari Hapidin yang melebar dari gawang Persekat.
Menit ke-49, Persekat berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Yoga Pratama. Mantan pemain PSIM Jogja itu berhasil menyambar bola muntah dari tangkapan tidak lengket dari Sendri Johansyah. Skor 2-1 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Perubahan skor 2-1 pun langsung direspon oleh PSIM Jogja. Laskar Mataram langsung tampil menekan. Sejumlah peluang diraih, namun belum mampu mengubah kedudukan.
Menit ke-85, PSIM Jogja berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-1 melalui tendangan dari Savio Seva. Seva yang berdiri bebas berhasil menyambar bola dari umpan Cristian Gonzales. Skor 3-1 untuk keunggulan PSIM Jogja. Kedudukan 3-1 sendiri bertahan hingga 4 menit tambahan babak kedua berakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Samsung menghadirkan enam peningkatan pada Galaxy S26 FE, mulai kamera, AI, chip 3 nm, Android 17, desain hingga transfer data.
Purbaya Yudhi Sadewa menunggu perhitungan BNPB sebelum menentukan tambahan anggaran untuk mitigasi bencana.
Akademisi Unpad menjelaskan erupsi sejumlah gunung api yang berdekatan waktunya tidak otomatis saling berkaitan karena sistem magmanya berbeda.
Wisata petik melon di Bugel, Kulonprogo, kembali buka Jumat 11 September 2026. Sebanyak 500 melon premium siap dipetik pengunjung.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.