Jorge Martin 16 Kali Jatuh, Tapi Tetap Puncaki Klasemen MotoGP 2026
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.
Pemain PSIM Jogja Arif Satya Yudha Alkanza melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persekat, pada pekan kelima Liga 2 2022/2023 di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (23/9/2022) / PSIM Jogja
Harianjogja.com, BANTUL -- PSIM Jogja akhirnya meraih kemenangan perdana setelah pada laga pekan kelima Grup Tengah Liga 2 2022/2023 menang 3-1 atas Persekat Tegal di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/9/2022) sore.
Tiga gol PSIM Jogja dicetak melalui dua tendangan bebas dari Arif Satya Yudha Alkanza di menit ke-21 dan Aditya Putra Dewa menit ke-29, serta satu sepakan Savio Seva di menit ke-85. Sedangkan sebiji gol Persekat dicetak oleh Yoga Pratama di menit ke-49.
Atas tambahan tiga poin, PSIM Jogja sementara lepas dari zona merah klasemen sementara. PSIM langsung meringsek ke posisi keempat klasemen sementara dengan 6 poin.
Persekat langsung menekan. Peluang pertama didapatkan oleh Soni Setiawan. Beruntung tendangan dari luar kotak penalti yang dilesakkan masih melebar dari gawang PSIM Jogja.
Masuk menit ke-5, PSIM mulai menguasai permainan. Beberapa kali peluang didapatkan oleh Aditya Putra Dewa dan kawan-kawan. Peluang pertama didapatkan oleh Cristian Gonzales namun masih melebar dari gawang Persekat. Begitu juga dengan tendangan bebas dari Aditya Putra Dewa yang masih mudah ditangkap oleh kiper Persekat.
Menit ke-21, PSIM baru mengubah kedudukan unggul 1-0 melalui tendagan bebas dari Arif Satya Yudha Alkanza. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Sony Setiawan terhadap Andre Agustiar, Yudha yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menempatkan bola di sisi kanan gawang Persekat. 1-0 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Tertinggal donasi 1 gol, Persekat mencoba menekan. Menit ke-23, Persekat mendapatkan peluang melalui Agung Supriyanto. Beruntung tendangan dari Agung masih melebar dari gawang PSIM Jogja.
Menit ke-29, PSIM Jogja menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui Aditya Putra Dewa. Berawal dari Yudha Alkanza yang dijatuhkan di luar kotak penalti, Aditya Putra Dewa yang mengeksekusi tendangan bebas berhasil menempatkan bola di pojok kiri gawang Persekat. Skor 2-0 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Unggul 2-0, tidak membuat PSIM mengendurkan serangan. PSIM terus tampil menekan. Sebaliknya, keasyikan menyerang, Persekat hampir saja memperkecil ketertinggalan. Beruntung tendangan dari Yoga Pratama berhasil dihalau oleh Obet. Skor 2-0 sendiri bertahan hingga dua menit tambahan waktu babak pertama selesai.
Masuk babak kedua, PSIM langsung tampil menekan. Peluang pertama didapatkan oleh Ricky Ohorela, di menit ke-46, namun masih melebar dari gawang Persekat. Begitu juga tendangan dari Hapidin yang melebar dari gawang Persekat.
Menit ke-49, Persekat berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Yoga Pratama. Mantan pemain PSIM Jogja itu berhasil menyambar bola muntah dari tangkapan tidak lengket dari Sendri Johansyah. Skor 2-1 untuk keunggulan PSIM Jogja.
Perubahan skor 2-1 pun langsung direspon oleh PSIM Jogja. Laskar Mataram langsung tampil menekan. Sejumlah peluang diraih, namun belum mampu mengubah kedudukan.
Menit ke-85, PSIM Jogja berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-1 melalui tendangan dari Savio Seva. Seva yang berdiri bebas berhasil menyambar bola dari umpan Cristian Gonzales. Skor 3-1 untuk keunggulan PSIM Jogja. Kedudukan 3-1 sendiri bertahan hingga 4 menit tambahan babak kedua berakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.
Platform Sapa UMKM jadi strategi pemerintah untuk pembinaan berbasis data dan membuka kemitraan UMKM dengan industri besar.
Kemendag dorong UMKM penuhi syarat ekspor global. Regulasi ketat jadi tantangan utama, termasuk standar kesehatan dan lingkungan.