Advertisement

Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-17, Bima Sakti dan Markus Trending Topic

Taufan Bara Mukti
Senin, 10 Oktober 2022 - 15:27 WIB
Arief Junianto
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Asia U-17, Bima Sakti dan Markus Trending Topic Pesepak bola Timnas U-17 Malaysia Muhammad Aisy Alhakim (ketiga kanan) berusaha menenangkan pesepak bola Tim Nasional U-17 Indonesia Arkhan Kaka Putra (kedua kanan) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/10/2022). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kegagalan Timnas U-17 Indonesia menembus putaran final Piala Asia U-17 2022 berujung sorotan tajam untuk Bima Sakti dan Markus Horison.

Timnas U-17 Indonesia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Hasil itu terjadi akibat kekalahan 1-5 dari Malaysia pada laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Minggu (9/10/2022).

Garuda Asia sejatinya hanya butuh hasil imbang untuk menyegel satu tiket ke putaran final Piala Asia U-17 sebagai juara Grup B.

Akan tetapi, tim besutan Bima Sakti itu akhirnya harus menelan pil pahit dengan kekalahan 1-5 dari Malaysia.

BACA JUGA: Hasil Indonesia vs Malaysia: Kalah, Peluang Indonesia Lolos Jadi Berat

Indonesia kini menempati posisi runner-up Grup B. Ironisnya, Arkhan Kaka dan kawan-kawan juga tak masuk dalam enam runner-up terbaik yang berhak lolos ke Piala Asia U-17.

Penampilan buruk timnas U-17 Indonesia melawan Malaysia membuat nama Bima Sakti dan Markus Horison menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Banyak netizen yang menyoroti kemampuan Bima Sakti sebagai pelatih kepala. Eks kapten timnas Indonesia itu dinilai membuat kesalahan di Kualifikasi Piala Asia U-17.

Lebih tajam sorotan yang diarahkan kepada Markus Horison. Pelatih kiper timnas U-17 Indonesia itu jadi trending topic akibat ucapannya beberapa waktu lalu.

Selepas membawa timnas U-16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 2022, Markus mengucapkan kalimat local pride saat penyerahan medali.

Kalimat tersebut diduga merujuk pada keberhasilan timnas U-16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 tanpa adanya pemain naturalisasi.

Sebagai tambahan informasi, hanya timnas level U-16 yang tak memakai jasa pemain naturalisasi. Adapun di level U-19 dan senior semuanya memakai pemain naturalisasi di bawah arahan Shin Tae-yong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Sempat Tertunda karena Pandemi, Pembangunan Masjid Agung Jateng di Magelang Akhirnya Dimulai

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 09:27 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement