20 Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Nilai UTBK, Cek Daftarnya
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka 18-30 Agustus. Simak 20 sekolah yang sebelumnya tidak mensyaratkan nilai UTBK-SNBT.
Timnas U-20 Indonesia / PSSI
Harianjogja.com, TASHKENT - Timnas Indonesia U-20 akhirnya menempati grup A bersama dengan Irak, Suriah dan tuan rumah Uzbekistan pada gelaran Piala Asia U-20 2023, 1-18 Maret 2023 mendatang.
Keputusan itu diambil setelah dilakukan Drawing Piala Asia U-20 2023 digelar di Uzbekistan, Rabu (26/10/2022) siang WIB.
BACA JUGA : Daftar Tim yang Lolos ke Piala Asia U-20 2023
Garuda Nusantara awalnya menempati pot kedua pengundian. Timnas Indonesia U-20 sejajar dengan Jepang, Tajikistan, dan Australia yang menempati pot yang sama.
Kemudian dari 16 tim yang lolos dibagi menjadi empat grup. Dua tim teratas pada masing-masing grup berhak melaju ke babak perempat final.
Empat tim semifinalis berhak lolos otomatis ke Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia
Hasil Drawing Piala Asia U-20 2023 :
Grup A: Suriah, Irak, Indonesia, Uzbekistan
Grup B: Iran, Vietnam, Australia, Qatar
Grup C: Oman, Yordania, Tajikistan, Korea Selatan
Grup D: Kirgistan, China, Arab Saudi, Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka 18-30 Agustus. Simak 20 sekolah yang sebelumnya tidak mensyaratkan nilai UTBK-SNBT.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.
Simak tips sehat bagi lansia agar tetap bugar, mandiri, dan terhindar dari risiko cedera melalui aktivitas fisik, nutrisi, dan pemeriksaan rutin.