Jerman vs Serbia: Klopp Memburu Kemenangan Perdana di Nations League
Jerman vs Serbia di Nations League menjadi kesempatan Klopp memburu kemenangan pertama bersama Die Mannschaft di Allianz Arena.
Jonatan Christie - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, JOGJA -- Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dipastikan meraih satu tiket BWF World Tour Finals 2022, 14-18 Desember 2022 di Gouanzhou, China.
BACA JUGA : Jojo Ketemu Chico di Babak 16 Besar Hylo Open 2022, Sore Ini
Kepastian tiket itu diraih setelah dalam update rangking BWF World Tour Finals 2022, Jojo menempati peringkat keempat. Adapun peringkat pertama ditempati oleh Victor Axelsen (Denmark), disusul Pannoy HS (India) di tempat kedua, dan Chou Tien Chen (Taipei) di tempat ketiga.

Keberhasilan Jojo ke BWF World Tour Finals 2022 ini sekaligus menambah catatan prestasi bagi wakil Indonesia. Sebab, sebelumnya sudah ada dua wakil Indonesia yang dipastikan tampil, yakni ganda putra yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Keberhasilan Jojo melaju ke BWF World Tour Finals 2022 kali ini adalah kali kedua. Sebelumnya, Jojo lolos ke turnamen yang sama pada 2019. Selain itu, kesuksesan Jojo ke BWF World Tour Finals 2022 juga dikarenakan penampilannya yang lolos ke babak 16 besar Hylo Open 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jerman vs Serbia di Nations League menjadi kesempatan Klopp memburu kemenangan pertama bersama Die Mannschaft di Allianz Arena.
Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan mengungguli Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.