Katia Itzel Garcia, Perempuan Meksiko Pertama Pimpin Laga Piala Dunia
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay / PBSI
Harianjogja.com, JOGJA — Indonesia tanpa wakil di sektor tunggal putra pada babak semifinal Australian Open 2022.
Hal ini menyusul kekalahan yang dialami oleh Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di babak perempat final, Jumat (18/11/2022) siang.
BACA JUGA : Christian Adinata Susul Ikhsan ke 16 Besar
Ikhsan ditekuk wakil China Lu Guang Zu dengan skor 12-21 dan 9-21 di Quay Centre, Sydney.
Sebelumnya, nasib berbeda dialami oleh dua ganda campuran Indonesia di Australian Open 2022, Jumat (18/11/2022).
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja lolos ke semifinal Australian Open 2022, sedangkan Adnan Maulana/ Nita Violina Marwah gagal melaju ke semifinal.
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja lolos ke semifinal Australian Open 2022 setelah menang atas wakil Jepang, Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo di babak perempat final dengan skor akhir 20-22, 21-19, dan 21-17.
Sedangkan, Adnan Maulana/ Nita Violina Marwah gagal melaju ke semifinal setelah dikalahkan wakil China, Feng Yan Zhe/ Huang Dong Ping dengan skor 7-21 dan 4-21
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Mesir vs Iran jadi laga penentuan Grup G Piala Dunia 2026, The Pharaohs cukup imbang, Iran wajib menang untuk lolos.
Tiket kereta diskon 30 persen masih tersedia, namun kuota menipis. Manfaatkan libur sekolah sebelum kehabisan.
Operasi gabungan di Bantul sita 2.516 rokok ilegal tanpa pita cukai di Pundong, perkuat pengawasan dan edukasi pedagang.
DPRD DIY nilai Program Makan Bergizi Gratis belum tepat sasaran, soroti distribusi merata dan minim koordinasi.
Kehamilan usia 40-an meningkat di AS, didorong teknologi reproduksi dan perubahan cara pandang masyarakat.