Kenapa Sudah Online Tapi Sepi Pembeli? Realitas Baru Digitalisasi UMKM
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Saleh Husin / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA — Atmosfir Piala Dunia 2022 di Qatar terasa hingga ke pelosok negeri. Tidak mengherankan karena sepak bola merupakan olahraga yang paling digemari di Indonesia, baik tua muda maupun laki perempuan.
Demam piala dunia sangat terasa, apalagi saat ini dengan mudah orang dapat menonton melalui handphone atau televisi dengan berlangganan melalui jejaring vidio yang ada.
Berbagai negara dengan membawa bintang bintang top mereka untuk berlaga walau ada juga bintang yang batal ikut serta karena mengalami cidera , namun itu semua tidak mempengaruhi kualitas turnamen.
Qatar yang menjadi tuan rumah event dunia 4 tahunan ini betul-betul mempersiapkan diri sebagai tuan rumah dengan membangun stadion-stadion kelas dunia yang modern dan terkini termasuk sarana pendukungnya.
Mantan menperin Saleh Husin yang juga merupakan seorang penggemar sepakbola tentu tidak ketinggalan untuk mengamati setiap pertandingan, terutama negara negara terkemuka dalam bidang sepakbola seperti Brasil, Argentina, Jerman, Inggris, Perancis, Belgia, Portugal, Spanyol dan Kroasia.
"Saya melihat ada satu kelebihan Brasil dimana bertaburnya bintang di semua lini mulai dari penjaga gawang, pemain belakang, tengah maupun penyerang, dan mereka semua merupakan pemain bintang yang malang melintang di klub klub terkemuka didunia. Nah ini yang seru dan benar-benar ditunggu, termasuk tentang siapa yang akan diturunkan pelatihnya sesuai lawan yang akan mereka hadapi," ujar Managing Director Sinarmas Saleh Husin di Jakarta, Selasa (22/11/2022).
"Ya saya berharap bisa nonton bareng yang terbatas bersama teman-teman agar mendapatkan suasana seperti berada di stadion sehingga bisa berteriak bila pemain tim pujaannya menguasai bola apalagi di depan gawang lawan," ujar Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Saleh Husin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.